Program Pekarangan Pangan Lestari di Konut, Diharapkan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

  • Bagikan
Kabid Konsumsi dan Keanekaragaman Pangan, Ahmad Sukamto Tayeb. (Foto: Aripin Lapotende/SULTRAKINI.COM)
Kabid Konsumsi dan Keanekaragaman Pangan, Ahmad Sukamto Tayeb. (Foto: Aripin Lapotende/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE UTARA – Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Konawe Utara (Konut) diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Diskepang Konut melalui Kabid Konsumsi dan Keanekaragaman Pangan, Ahmad Sukanto Thayeb mengatakan, tahun 2021 realisasi program tahap satu kegiatan P2L yang dilaksanakan sekarang telah mencapai 100 persen.

“Tahap satu telah tuntas dilaksanakan mulai dari pembuatan rumah bibit, pengolahan lahan, pembelanjaan sampai dengan tahap panen telah selesai dilaksanakan,” kata Ahmad Sukamto Tayeb, Kamis (09/09/2021) sore.

Dijelaskan Ahmad, kegiatan P2L yang sementara berjalan tahun ini sebanyak dua tahap, dan sekarang pihaknya sementara mengusulkan di tahap kedua.

“Mulai dari tahap satu, setiap bulan kami rutin melakukan pendampingan melalui monitoring ditiap kelompok tani sampai tahap dua di Desember 2021 ini,” jelasnya.

Ia berharap dengan turunnya bantuan ini dapat meningkatkan konsumsi pangan di desa dan meningkatkan pengetahuan petani.

Jika sebelumnya masyarakat tidak tahu menanam sayuran di pekarangan, dengan adanya kelompok tani ini bisa mereka menanam baik di pekarangan sendiri maupun di pekarangan kelompok serta meningkatkan pendapatan dalam hal ini hasil tanaman mereka itu lebih atau banyak bisa dijual.

Baca:   Pemkab Buteng Siapkan Rp 1 M untuk Program JPS

Ia menambahkan besaran anggaran tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya sehingga tahun ini lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.

“Total anggaran kelompok tani P2L tahun ini sebesar 560 juta, masing-masing kelompok menerima sebesar 55 juta dibagi menjadi dua tahap, sedangkan tahun kemarin 60 juta per kelompok. Proses pencairan untuk pembelanjaan langsung lewat rekening masing-masing kelompok tani penerima manfaat P2L yang diawasi langsung oleh kami Diskepang Konut,” terangnya.

Diketahui penerima manfaat kelompok tani P2L Konut berjumlah delapan kelompok yang tersebar di lima kecamatan diantaranya kelompok tani Kapumoleba Desa Walalindu Kecamatan Asera, Meronga-ronga Desa Otipulu Kecamatan Wawolesa,  Konasara Desa Andumowu Kecamatan Lasolo.

Selanjutnya, kelompok tani Mepokoaso Desa Longeo Utama Kecamatan Asera, Samaturu Desa Otole Kecamatan Lasolo, Kartini Mandiri Desa Watuwula Kecamatan Lembo, Putri Konasara Desa Lamparinga Kecamatan Wiwirano dan Mawar Kelurahan Tinobu Kecamatan Lasolo. (C)

Laporan: Aripin Lapotende
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan