Projek Ini Penyebab OTT KPK pada Bupati Koltim?

  • Bagikan
Bupati Kolaka Timur, Hj Andi Merya Nur.
Bupati Kolaka Timur, Hj Andi Merya Nur.

SULTRAKINI.COM: Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dlam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) di Koltim, Selasa (21 September 2021) malam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Ferry Walintukan membenarkan hal itu.

“Betul Bupati di-OTT KPK,” jelas Ferry Walintukan kepada media.

Bupati Kolaka Timur ditangkap bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koltim, Ir H Anzarullah MSi.

Keduanya digiring dari Koltim menuju Polda Sultra di Kendari menggunakan dua mobil, satu inova hitam dan satu avanza silver. Tiba di Mako Polda Sultra sekitar pukul 24.00 Wita.

Bupati Andi Merya Nur masih mengenakan pakaian dinas pada saat penangkapan.

Hingga berita ini tayang, keduanya sementara menjalani pemeriksaan di ruangan berbeda di lantai dua Direktorat Kriminal Khusus Polda Sultra.

Tampak aparat kepolisian berjaga di depan pintu masuk Dirkrimsus Polda Sultra.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Belum ada keterangan resmi terkait kasus penangkapan itu, namun kuat dugaan terkait dengan projek yang ada di lingkungan pemerintahan terutama projek penanggulangan bencana di daerah itu.

Dinas Kominfo Koltim merilis pada tahun ini daerah tersebut mendapatkan dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pascabencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca:   Pabrik Gula Terbesar di Indonesia Dibangun di Bombana

Kepastian tersebut didapatkan setelah Bupati Koltim Andi Merya Nur bersama Kepala BPBD Koltim  Anzarullah bertandang di Kantor BNPB dan bertemu langsung Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Sabtu (11 September 2021)

Atas bantuan ini, Pemda Koltim akan lebih maksimal dalam menangani dan menanggulangi setiap bencana yang terjadi, maupun penanganan sebelum bencana.

Anzarullah tidak menyebut nilai, namun menjelaskan bahwa bantuan ini meliputi pembiayaan untuk pengurusan kebencanaan daerah, kondisi peralatan pertolongan yang sudah tidak baik karena usia barang tersebut, dan berkenaan strategi perencanaan kebencanaan kedaruratan dan pasca bencana pada rehabiltasi dan rekonstruksi.

“Semuanya Bapak Kepala BNPB, sangat mengapresiasi dan memerintahkan semua deputi untuk mewujudkan kebutuhan Koltim. Ini adalah kerja-kerja nyata dari ibu bupati untuk Koltim yang terus berusaha mewujudkan sejahtera bersama masyarakat,” uangkap Anzarullah.

Andi Merya dilantik sebagai Bupati Koltim tahun 2021-2024 oleh Gubernur Sultra Ali Mazi pada 14 Juni 2021. Sebelumnya Andi Merya menjabat sebagai Plt Bupati menggantikan Bupati Samsul Bahri Madjid yang meninggal dunia pada Jumat 19 Maret 2021.

Andy Merya merupakan bupati perempuan definitif pertama di Sulawesi Tenggara.

Editor: M Djufri Rachim

  • Bagikan