Putri Kelahiran Konawe Apriyani Rahayu bersama Greysia Polii Catatkan Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020

  • Bagikan
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: Pasangan bulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mencatat sejarah dengan meraih medali emas perdana buat Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang, Senin (2/8/2021).

Apriyani Rahayu diketahui merupakan putri kelahiran 1998 asal Lawulo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, sementara Greysia merupakan kelahiran Jakarta pada 1987.

Pada laga final ini, pasangan Greysia dan Apriani berhasil mengalahkan pasangan asal Tiongkok, China, yakni Q.C Chen/Y.F. Jia dua set langsung dengan perolehan skor 21-19 dan 21-15 untuk keunggulan pasangan Indonesia.

Greysia/Apriyani menjadi ganda putri pertama Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade.

Sebelum mencapaian laga final ini pasangan Apriyani/Greysia berhasil mengalahkan pasangan bulu tangkis unggulan keempat dunia asal Korea Selatan, yaitu Lee So-hee/Shin Seung-chan dengan skor dua set langsung.

Kemenangan pasangan ini merupakan sejarah buat Indonesia. Pasalnya, sejak pertama kali Olimpaide modern yang digelar di Yunani pada 1896, baru kali ini Indonesia menembus partai puncak final dan menjadi juara.

Sebelumnya, prestasi terbaik ganda putri Indonesia di kompetisi multicabang olahraga empat tahunan itu hanya perempat final, yakni pada Olimpiade Rio 2016 (Greysia Polii/Nitya Krishinda).

Bagi Greysia Polii bertanding di olimpiade merupakan ketiga kalinya, sedangkan buat Apriyani merupakan kali pertama dan berhasil mencatat namanya sebagai juara.

Baca:   November 2019, Juara Ergometer Masuk TC Hadapi Pra PON

Pencapaian pasangan ganda putri Indonesia ini sudah mendapatkan perhatian serius dari pecinta bulu tangkis di seluruh tanah air.

Bahkan pemerintahan daerah tempat Greysia Polii, yakni Wakil Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Wenny Lumentut menjanjikan Greysia sebidang tanah jika berhasil menjadi juara di olimpiade dunia empat tahunan ini dan itu ditulis resmi akun media sosial miliknya.

“Menang atau kalah hadiah akan tetap diberikan kepada Greysia Polii,” ucapnya, Minggu (1/8/2021) dilansir dari Kompas.com.

Begitu juga dengan Apriyani, atas pencapaian itu sehari sebelum pertandingan laga final, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali memberikan apresiasi, khususnya kepada Apriyani Rahayu.

Bahkan, Zainudin memuji keberhasilan orang tua Apriyani, yakni Amiruddin Pora, agar terus memberikan dukungan dan semangat pada putrinya sehingga dapat bermain maksimal di laga puncak nanti.

“Selamat Pak Amiruddin, putri Anda luar biasa. Masyarakat Indonesia bangga. Apriyani bersama Greysia masuk final. Tentu ini juga menjadi kebanggan bagi keluarga,” ujar dia dikutip dari situs resmi Menpora RI saat virtual bersama dengan Amiruddin Pora di salah satu TV swasta, Minggu kemarin.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan