Rencana Bupati Wakatobi Haliana Menaikan Honor Perangkat Masjid dan Guru Ngaji Belum Terealisasi

  • Bagikan
Bupati Wakatobi Haliana melaunching program paket guru ngaji (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM) 
Bupati Wakatobi Haliana melaunching program paket guru ngaji (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM) 

SULTRAKINI.COM: WAKATOBIBupati Wakatobi, Haliana hingga kini belum juga merealisasikan ucapannya akan menaikan honor (gaji) untuk perangkat masjid dan guru ngaji pada September 2021 lalu. 

Hingga memasuki pertengahan Oktober 2021, perangkat masjid dan guru ngaji belum juga menerima honor yang telah dijanjikan oleh orang nomor satu di Wakatobi itu.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah Wakatobi, Saenun menjelaskan, apa yang dijanjikan oleh bupati itu pihaknya belum menerbitkan peraturan bupati (Perbup) tentang kenaikan honor untuk perangkat masjid dan guru ngaji.

“Sampai sekarang kami belum terbitkan Perbub-nya. Kami masih telaah terlebih dulu aturan hukum yang ada,” katanya, Senin (11/10/2021).

Sebelumnya, di beberapa tempat kegiatan Haliana selalu berjanji dan menyampaikan akan menaikan gaji perangkat masjid dan guru ngaji pada September 2021 lalu.

Kenaikan gaji tersebut sebagai salah satu wujud dari janji politiknya pada Pilkada 2020 lalu.

“Janji saya untuk menaikan honor para Sara sudah kita rancang Perbup-nya dan sementara dalam penggodokan,” ungkap Bupati Wakatobi, Haliana usai meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Dinas Puskesmas di Pulau Kapota, Sabtu (21/8/2021) lalu.

ibu alimazi

Honor perangkat masjid dan guru ngaji direncanakan masing-masing akan meningkat sebesar Rp200 ribu.

Baca:   Kabar Gembira, Anak Usia 12 Tahun Diizinkan Lakukan Perjalanan Keluar Daerah Kota Baubau

Imam masjid dan Sara Hukumu, misalnya, dari Rp400 ribu per bulan, naik menjadi Rp600 ribu. Begitu pula Khatib, dari Rp350 ribu menjadi Rp550 ribu.

Kemudian, Sara biasa dari yang Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu. Guru ngaji, dari Rp300 ribu dinaikkan menjadi Rp500 ribu.

Menurutnya, ia telah menyampaikan kepada Bagian Hukum Setda agar Perbupnya bisa diselesaikan sampai diakhir September. 

“Bulan 9 itu sudah harus kita wujudkan, itu bagian dari upaya 100 hari kerja kami. 100 hari kerja ini betul-betul kita memulainya dari awal,” ucap Haliana, beberapa waktu lalu.

Rencana menaikkan gaji ini juga pernah disampaikan Haliana saat berkunjung di Pulau Kaledupa belum lama ini. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan