Rumah Tertua Milik Warga di Kelurahan Kadolokatapi Baubau Habis Terbakar

  • Bagikan
Lurah Kadolokatapi bersama masyarakat membersihkan bekas-bekas bahan bangunan sisa kebakaran. (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)
Lurah Kadolokatapi bersama masyarakat membersihkan bekas-bekas bahan bangunan sisa kebakaran. (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Rumah panggung milik Samsir yang dihuni bersama 5 anggota keluarganya di Jalan Pahlawan, Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, hangus terbakar hingga nyaris rata dengan tanah pada Kamis, (23 September 2021).

Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut, namun dugaan sementara berawal dari arus pendek listrik.

Petugas pemadam kebakaran yang dihubungi berhasil memadam kobaran api 15 menit kemudian setelah tiba di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Lurah Kadolokatapi, Rickmam Ekaputra mengatakan, kebakaran terjadi sekitar 14.30 Wita. Mendapati informasi kebakaran itu ia kemudian langsung bergegas ke lokasi kejadian yang terletak kurang lebih 100 meter dari lokasi Kantor Kelurahan.

“Saya di telfon bendahara sambil nangis dan panik, kebetulan rumahnya di belakang lokasi kebakaran, setelah tutup telfon kami hubungi Damkar,” kata Rickman ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (23/9/2021).

Damkar sebelumnya juga telah dihubungi oleh masyarakat sehingga tidak berselang berapa lama tim damkar datang di lokasi. Rickman mengatakan rumah milik warganya ini merupakan rumah tertua di lingkungan Kilometer 5, Kelurahan Kadolokatapi.

Pemilik rumah memiliki usaha meubel dan bahan bangunan rumah terbuat dari kayu sehingga api mudah menjangkau seluruh bagian rumah dan menyisakan tiang-tiang rumah yang terbuat dari kayu.

Baca:   Bom Bunuh Diri Meletus di Medan, Polda Sultra Tingakatkan Kewaspadaan

Rickman menduga penyebab kebakaran akibat arus pendek listrik karena sumber api diperkirakan dari arah atap rumah korban kemudian menyebar kearah belakang rumah.

Beruntung kata Rickman, tim pemadam kebakaran gerak cepat datang ke lokasi kebakaran dan memadamkan api sehingga tidak menjalar ke rumah lain.

ibu alimazi

“Kami duluan disini, baru damkar datang. Hanya sekitar 5 menit damkar sudah datang, sekitar setengah jam selesai (api dipadamkan),” kata Rickman.

Seusai api dipadamkan nampak sejumlah warga membantu memilah-milah sisa kayu dan beberapa seng rumah, serta beberapa puing-puing kebakaran.

Setelah kejadian ini kata Rickman, pihaknya akan meneruskan informasi ini kepada Wali Kota Baubau untuk memberikan santunan kepada korban.

“Iya pimpinan biasanya akan lakukan kunjungan untuk melihat langsung, saya sudah laporan ke pimpinan,” kata Rickman.

Anak pemilik rumah dibantu keluarga dan tetangga juga terlihat berusaha mencari benda-benda berharga dengan cara mengais-ngais tumpukan baran-barang yang sudah bercampur dengan arang dari bahan bangunan yang terbakar.

“Diatas ada kamar, barang-barang ditaruh disana, inimi (cincin dan kalung emas) sebagian yang didapat ” kata menantu pemilik rumah sambil memegang beberapa perhiasan dibungkus kain buton yang setengah terbakar.

Pemilik rumah sempat berusaha memadamkan api dari dalam rumah dengan menggunakan air seadanya, namun karena api membesar keluarga korban pun segera menuntun pemilik rumah untuk meninggalkan rumah. (C)

Baca:   Tokoh Lintas Agama di Baubau Berbagi di Bulan Ramadan

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan