SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat melakukan persiapan matang menyambut kunjungan kerja Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) di Bumi Anoa. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang digelar di Ruang Kerja Dirlantas Polda Sultra, Selasa (10/2/2026).
Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Komisaris Besar Polisi Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si. Turut mendampingi, Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Arif Wirawan, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas dan jajaran personel Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Regident).
Sejumlah perwira kunci juga tampak hadir dalam koordinasi tersebut, di antaranya Paur Sie SIM AKP Clara Shinta Liemungenda, Paur Sie STNK Ipda Salsabila, Pamin 1 Sie BPKB Iptu Utoyo, Pamin 2 Sie BPKB Ipda Irvan Djafir Oda, serta Pamin Sie STNK Iptu Syarifuddin.
Dalam arahannya, Kombes Pol Dr. Argowiyono menekankan bahwa kunjungan kerja pimpinan tertinggi Polri merupakan agenda prioritas yang memerlukan pengawalan dan pelayanan lalu lintas yang sempurna.
“Rapat ini difokuskan pada pengecekan kesiapan personel di lapangan, kesiapan sarana dan prasarana, serta pemantapan aspek teknis pengamanan jalur. Kita harus memastikan seluruh rangkaian agenda Wakapolri berjalan aman, tertib, dan tanpa hambatan,” tegas Argowiyono.
Selain pengamanan jalur dan pengawalan, rapat juga membahas sinkronisasi koordinasi lintas fungsi guna menghindari kendala teknis di lapangan. Aspek pelayanan administrasi di lingkungan Regident juga menjadi perhatian untuk tetap berjalan optimal meski di tengah agenda pengamanan.
Kombes Pol Argowiyono berharap sinergi yang dibangun antarbagian dapat menyukseskan kunjungan kerja Wakapolri, sekaligus menunjukkan profesionalisme jajaran Ditlantas Polda Sultra dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Sulawesi Tenggara.
Hingga rapat berakhir, seluruh satuan tugas dinyatakan siap menjalankan instruksi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Laporan: Riswan






