Satria 05, Calon Varietas Padi Unggul Nasional yang akan Dikembangkan di Sultra

  • Bagikan
Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman, Sahira di stand Provinsi Sultra pameran pangan HPS ke-39. (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)
Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman, Sahira di stand Provinsi Sultra pameran pangan HPS ke-39. (Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Satria 05 bakal menjadi varietas padi baru di Provinsi Sulawesi Tenggara. Padi jenis ini merupakan padi unggulan nasional yang mampu meningkatkan hasil panen di antara varietas padi lainnya.

Bibit padi satria 05 merupakan varietas padi kualitas unggul di Indonesia. Potensi hasilnya tinggi mencapai 8,5 ton per hektare karena memiliki tangkai malai yang panjang dan banyak butirannya dibandingkan varietas padi lokal biasa yang hanya mampu menghasilkan sekitar 5 hingga 6 ton per hektare.

Satria 05 ini juga tahan terhadap hama penyakit yang berbahaya bagi pertumbuhan padi. Ukurannya yang tidak terlalu tinggi, membuat padi ini jauh dari serangan burung.

“Selain produktivitas yang tinggi varietas ini memiliki jangka waktu tanam yang pendek hanya mencapai 100 hari sudah bisa dipanen, selain itu beras yang dihasilakan memiliki testur nasi yang pulen dan enak serta varietas ini tahan terhadap penyakit,” ujar Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman, Sahira ditemui di stand pameran pangan, Senin (04/11/2019).

Bibit padi Satria 05.
Bibit padi Satria 05.

Calon varietas padi di Sultra ini sempat dipamerkan pada pameran pangan memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 di Kota Kendari pada 2-5 November 2019.

“Ini varietas unggulan nasional, dia ini baru diuji coba oleh kelompok tani dan tidak boleh diperjualbelikan kecuali nanti sudah dilepas menjadi suatu varietas dan disertifikasi oleh UPTD BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih),” jelasnya.

Baca:   Guru Non PNS di Mubar akan Terima Insentif

“Setelah disertifikasi ini akan dilepas dan diberi nama dimana lokasi akan dibudidayakan, misalnya Konawe 1, Abuki, Wonggeduku atau desa tempat dibudidayakan,” sambungnya.

Bibit Satria 05 didapatkan dari Kalimatan yang dikawal agar tidak diperjualbelikan sebelum dilepas menjadi sebuah varietas. Satria 05 saat ini masih disebut galur sebelum dirilis atau disertifikasi sehingga resmi menjadi suatu varietas. Hal ini masih memerlukan uji coba dan adaptasi terhadap lingkungan yang dijadian lokasi budidaya padi jenis tersebut.

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan