Satu Unit Rumah di Muna Ludes Terbakar, Menyisakan Baju di Badan

  • Bagikan
Rumah warga yang kebakaran di Jalan Kasuari Kelurahan Raha III Kecamatan Katobu Kabupaten Muna, (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM) 
Rumah warga yang kebakaran di Jalan Kasuari Kelurahan Raha III Kecamatan Katobu Kabupaten Muna, (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM) 

SULTRAKINI.COM: MUNA – Satu unit rumah milik Hj. Wa Ode Amani yang kini ditempati oleh anak menantunya di Jalan Kasuari Kelurahan Raha III, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, ludes dilahap si jago merah, jumat (14/1/2022).

Saat peristiwa kebakaran itu terjadi tidak ada seorangpun berada di dalam rumah. La Jain yang menempati rumah mertuanya itu sedang berada di wilayah Jompi, sementara istri dan anaknya lagi berada di luar rumah bercengkrama dengan tetangga rumah.

Tiba-tiba, sang anak memberitahu ibunya (istri La Jain) bahwa melihat api di rumah panggungnya sudah membesar.

Api yang terlihat dari samping kiri rumah bagian tengah makin cepat membesar menyasar dinding-dinding rumah yang terbuat dari kayu.

La Jain, mendengar kabar rumahnya terbakar langsung pulang, tetapi apa daya melihat api sudah makin melahap rumahnya, tidak bisa berbuat banyak hanya bisa pasrah menyaksikan rumahnya terbakar.

Dia mengatakan, dari peristiwa kebakaran itu dirinya dan keluarga hanya menyisakan baju di badan, semua ludes terbakar.

“Telivisi, kuskas, AC, lemari, kipas angin dan seluruh pakaian dan barang berharga serta berkas dokumen terbakar, tinggal pakaian di badan,” keluhnya.

Dari keterangan anaknya yang melihat api pertama kali, Jain menduga bahwa api berasal dari korsleting arus listrik.

Jain bersama istri dan dua orang anaknya yang masih kecil berharap banyak pihak yang bisa membantu meringankan beban yang dihadapinya.

Baca:   Main Korek Api Saat Isi Bensin, Sebuah Kios di Kendari Ludes Terbakar

“Hanya bisa pasrah dan berharap banyak pihak-pihak, terutama Pemda Muna bisa membantu dirinya,” ucap Jain.

Tetangga belakang rumah korban yang melihat kebakaran terjadi, Aswin menyampaikan, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 16.00 Wita, api berasal dari bagian tengah rumah dan sangat cepat membesar.

Pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 17.00 Wita. Untung agak cepat sehingga api bisa dipadamkan. Api hampir merembet ke rumah ibu Sutriati dan perumahan kantor KPPN Raha,” ungkapnya.

Sementara Kasi Penindakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muna, Muhamad Yamin, ditemui usai memadamkan api menyatakan, setelah mendapat info kebakaran sekitar pukul 16.30 Wita, dia mengerahkan satu peleton anggotanya untuk menjinakan api dan akhirnya api bisa dipadamkan.

“Setelah tiba di lokasi kebakaran, api sudah membesar, tiga mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. Dengan alat seadanya kita berusaha memadamkan api sampai pukul 17.30 Wita kemudian melakukan pendinginan sampai pukul 18.00 Wita,” terangnya.

Dia melanjutkan, walau sudah mengerahkan tiga armada Damkar, masih terkendala dengan slang pemadam kebakaran yang tidak memadai dan cuman satu yang berfungsi sehingga ketiga mobil armada harus mengantri untuk memadamkan api. Ditambah lagi armada Damkar masih menggunakan mobil lama, belum ada penambahan armada mobil baru.

Baca:   90 Persen Bacaleg di Muna Belum Memenuhi Syarat

“Slang cuman satu dan sudah tidak layak, sehingga sesuai standar memadamkan api tidak layak. Mobil juga yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) ada lima unit yakni keluaran tahun 1983 dan 1997 (tidak jalan) sementara pengadaan tahun 2007, 2008 dan 2014 masih bisa terpakai,” cetusnya. (B)

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan