Sebelum Diresmikan Presiden, Bendungan Ladongi Dipantau Kementerian PUPR

  • Bagikan
Plh Bupati Koltim, Belli meninjau lokasi Bendungan Ladongi. (Foto: Dok.Pemda Koltim)

SULTRAKINI.COM: Sebelum diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara lebih dulu akan ditinjau staf ahli menteri PUPR.

“Direncanakan di atas 12 Oktober nanti, staf ahli menteri PUPR akan hadir di sini guna mengkaji progres dan kesiapan peresmian,” jelas Plh Bupati Koltim, Belli dikutip Sultrakini.com dari laman Pemda Koltim pada Senin (11/10/2021).

Pantauan Belli bersama jajarannya pada Minggu (10/10) kemarin menunjukkan proses pembangunan Bendungan Ladongi tercatat per 9 Oktober mencapai 98,31 persen.

(Baca: Pembangunan Capai 98 Persen, Bendungan Ladongi Mulai Lakukan Impounding)

Ketika pembangunannnya tuntas, bendungan yang masuk proyek strategis nasional (PSN) ini, dijadwalkan diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir Oktober mendatang.

Fakta Bendungan Ladongi

Pembangunan Bendungan Ladongi menghabiskan anggaran nasional Rp 1,14 triliun. Luas genangan bendungan ini, yaitu 185,57 hektare itu diproyeksikan terisi dengan air secara keseluruhan pada Januari 2022.

Kemudian bendungan ini akan menyiapkan air baku dengan debit 0,12 meter kubik perdetik, serta mampu menghasilkan listrik dengan tenaga air sebesar 1,30 megawatt.

Bendungan yang dibangun sejak 2016 tersebut, nantinya dimanfaatkan untuk mengairi areal persawahan dengan layanan irigasi seluas 3.604 hektare.

Bendungan ini juga mampu mengendalikan banjir di wilayah hilir Sungai Ladongi dengan menahan air saat musim hujan sebesar 132,25 meter kubik perdetik.

Baca:   Siap-siap Warga Kendari Akan di Vaksin Covid-19 Februari Ini 

Laporan: Siti Fauzizah Astuti.A
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan