Sempat Anjlok, Tren Hunian Kamar Hotel Bintang di Sultra Kembali Naik

  • Bagikan
Ilustrasi

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan peningkatan sejak memasuki era new normal, sebab selama pandemi Covid-19, tren hunian anjlok di Sultra.

“TPK untuk kondisi 2021, di mana April 2021 masih lebih tinggi dibanding April 2020 dan April 2019. Kita harapkan bulan-bulan ke depan bisa melampaui capaian tingkat hunian kamar hotel pada dua tahun terakhir,” ucap Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sultra, Surianti Toar, Rabu (2/6/2021).

Data BPS Sultra pada April 2021, TPK Hotel Bintang di Sultra tercatat 39,93 persen atau naik 0,17 poin dibandingkan TPK Maret 2021 sebesar 39,76 persen. Tingkat hunian juga meningkat 29,45 poin dibandingkan April 2020 sebesar 10,48 persen.

Sementara Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) Hotel Bintang di Sultra pada April 2021 tercatat 47,77 persen, mengalami peningkatan 13,95 poin dibandingkan keadaan Maret 2021 sebesar 33,82 persen. Terjadi peningkatan juga sebesar 36,85 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 10,92 persen.

“Penghunian kamar hotel mengalami kenaikkan April 2021 dikarena pascalebaran banyak event-event diselenggarakan di Sultra, juga banyak keluarga melakukan refreshing pascaramadan dan mengajak keluarganya menginap di beberapa hotel di Kota Kendari, utamanya masyarakat dari kabupaten/kota di Sultra,” jelas Surianti.

Seperti halnya TPK, untuk TPTT dari April 2020 sampai April 2021 tertinggi pada Oktober 2020 sebesar 48,84 persen, sedangkan TPTT terendah pada April 2020, yaitu 10,92 persen.

Baca:   BPS Sultra: Kendari Alami Deflasi Terdalam, Pemicunya?

Secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik Hotel Bintang di Sultra pada April 2021 adalah 1,70 hari, menurun sebesar 0,06 poin dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada Maret 2021 (1,76 hari).

Presentase perbandingan tamu asing dengan tamu domestik Hotel Bintang di Sultra pada April 2021, tercatat 99,86 persen adalah tamu domestik dan sisanya 0,14 persen tamu asing atau terjadi pergeseran 0,04 poin.

“Meskipun hanya 0,14 persen, namun terjadi kenaikkan 0,04 persen untuk presentase jumlah tamu asing sementara jumlah tamu domestik terjadi penurunan walaupun jumlah presentasenya cukup dominan, yaitu 99,86 persen. Jika dibanding pada April 2020 di mana kondisinya juga ada wabah corona untuk TPTT April 2021 terjadi kenaikkan presentase,” tambahnya. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan