Setelah 20 Tahun tidak Tersentuh Berkat TMMD Masjid Desa Sangia Arona Direhab TNI

  • Bagikan
Suasana pembangunan Masjid Desa Sangia Arona oleh personil TMMD 110 Kodim 1413/Buton bersama warga (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)
Suasana pembangunan Masjid Desa Sangia Arona oleh personil TMMD 110 Kodim 1413/Buton bersama warga (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Berkat kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 110 Kodim 1413/Buton pada sasaran fisiknya, setelah 20 tahun tidak tersentuh pembangunan, masjid satu-satunya di Desa Sangia Arona, di Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, akhirnya direhab.

Desa Sangia Arona adalah salah satu wilayah di Kabupaten Buton yang penduduknya dominan merupakan eks pengungsi Ambon yang menetap sejak Tahun 2000 seusai terjadinya puncak kerusuhan di Ambon, Maluku, pada Tahun 1999.

Baharuddin, salah satu warga Desa Sangia Arona mengatakan diusianya yang kini berusia menjelang 60 tahun sampai saat ini satu-satunya masjid di desanya ini belum pernah direhab sejak dibangun pada tahun 2000.

“Masijd ini dari transmigrasi Tahun 2000, sudah 20 tahunan baru sekarang direnovasi,” kata Baharuddin saat beristirahat sebelum lanjut membantu TNI membangun Masjid di wilayah tempat tinggalnya itu, Jumat (5/3/2021).

Baharuddin mengaku, merasa senang dan bersyukur dengan masuknya TMMD di desanya.

Kata dia, masuknya program TMMD ini selain melakukan pembangunan masjid juga ada pembuatan drainase, lapangan bola, dan rehab jembatan yang diharapkannya dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Sangia Arona.

Dandim 1413/Buton, Letkol Inf Arif Kurniawan, melalui Babinsa Ambuau, Serda Rosid, mengatakan dulunya masjid ini berukuran kecil yang kemudian direhab dan dibangun ulang.

Baca:   Tujuh Pejabat di Sultra Batal Disuntik Vaksin, Termasuk Kepala Diskominfo

“Estimasi pembangunan satu bulan, personelnya untuk sementara sekitar 30an nanti kedepan berapa personel ditugaskan di desa ini dan desa lainnya dibagi berdasarkan volume pekerjaannya,” kata Rosid, Jumat (5/3/2021).

“Mungkin disini dibutuhkan lebih banyak lagi maka ditambah lagi, begitu juga dengan di desa lain saat ada volume kerjaan bertambah maka personilnya ke desa lain,” tambahnya.

Adapun perbaikan masjid ini kata Rosid, merupakan permintaan dari masyarakat yang menjadi kebutuhan masyarakat.

TMMD ke-110 Kodim 1413/Buton yang dipimpin Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Andi Sumangerukka akan berlangsung selama 30 hari sejak dibuka dengan resmi pada 2 Maret hingga 31 Maret 2021 dengan mengoptimalkan seluruh target pembangunan. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan