Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di Koltim, Pemilih masih Kebingungan

  • Bagikan
Simulasi pemungutan suara di Kecamatan Ladongi, Kabupaten Koltim, Kamis (4/4/2019). (Foto: Wulandari/SULTRAKINI.COM)
Simulasi pemungutan suara di Kecamatan Ladongi, Kabupaten Koltim, Kamis (4/4/2019). (Foto: Wulandari/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kolaka Timur (Koltim) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Kecamatan Ladongi, Kamis (4/4/2019). Faktanya, masih banyak pemilih kebingunan untuk menyalurkan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS).

Simulasi diadakan untuk pemantapan pemilu 2019. Selama prosesnya, tidak jarang pemilih wajib-kebingungan untuk mencoblos, misalnya lansia.

“Mengenai alur di dalam TPS ada yang merasa bingung, lansia terkadang masih belum memahami, terutama yang buta huruf, akan ada pendamping dari tim panitia PPS di dalam, sedangkan bagi milenial sudah memahami,” jelas panitia PPS, Apolos, Kamis (4/4/2019).

Ada juga masyarakat yang keliru melipat surat suara dan memasukan surat suara ke kotak suara masing-masing. Pasalnya, pemilu kali ini, sebanyak lima surat suara akan diberikan kepada setiap pemilih, berupa pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Begitu pula jumlah kotak suara, totalnya lima kotak sesuai jumlah macam surat suara. Belum lagi ukuran kertas surat suara yang besar serta ukurannya kecil.

Panitia juga tidak luput dari kesalahan, yaitu salah memberikan surat suara. Misalnya, panitia memberikan surat suara DPRD provinsi dua surat sementara surat suara DPD RI tidak diberikan.

Baca:   Pengumuman Hasil Tes Tertulis PPK Kolaka Timur 2020

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Bagi panitia penjaga kotak suara dan surat suara harus lebih jeli dan teliti karena terkadang masih salah,” ucap Apolos.

Kegiatan ini melibatkan tujuh orang panitia pemungutan suara (PPS), dua hansip, dan 100 pemilih dari enam desa dan empat kelurahan di Kecamatan Ladongi.

Proses simulasi diisi dengan penyampaian tata cara mencoblos yang benar kepada masyarakat guna meminimalisir kesalahan ketika hari pencoblosan pada 17 April mendatang.

Baca juga: KPUD Muna Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara)

Laporan: Wulandari
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan