Siswa Kendari Belajar Sejarah Langsung di Situsnya

  • Bagikan
Sejumlah siswa SD didampingi gurunya berangkat menggunakan bus mengunjungi situs bersejarah di Kendari. (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM:KENDARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari mengajak sejumlah sekolah dari semua jenjang mengunjungi situs bersejarah peninggalan masa penjajahan di Kota Kendari.

Kegiatan bertahap ini, diawali tingkatan SD pada Rabu (16/3/2016) pagi. Siswa dari 20 sekolah itu akan belajar sejarah melalui cagar budaya langsung di lokasi.

loker wartawan sultrakini

“Anak-anak akan diperkenalkan cagar budaya Kota Kendari, sebagai edukasi bagi siswa,” jelas Kepala Dinas Dikbud Kota Kendari, Makmur, Rabu (16/3/2016).

Dengan menggunakan dua bus, para siswa dan guru bertolak dari kantor Dikbud Kendari menuju ke tujuh lokasi, yakni Pilbox di Kompleks Direktorat Polisi Perairan Kota Kendari dan ekternal Kantor TVRI, Makam Raja Sao Sao di Lepolepo, Bunker di Lalolana, Rumah Kontuler Belanda di Kota Lama dan Mortir Jepang di Kecamatan Mata.

Cagar budaya tersebut, mewakili sejumlah cagar budaya Kendari yang dikunjungi para siswa.

Seorang Guru SDN 4 Mandonga, Kurniyawati mengatakan, kunjungan cagar budaya baru pertama kali dilakukan. Dan pengenalan sejarah Kendari masih sebatas kunjungan museum Sultra dan Bandara Halu Oleo Kendari.

“Kita harapkan siswa bisa belajar sejarah, bahwa ada juga peninggalan cagar budaya di Kendari. Ini baru pertama kalinya,” terangnya.

Kunjungan masih berlangsung memasuki lokasi kedua, yaitu Makam Raja Sao Sao.(C)

Baca:   Melepas Keberangkatan CJH Konut, Ruksamin Tanamkan Dua Pesan Haji Mabrur

Editor: Gugus Suryaman

loker marketing sultrakini
  • Bagikan