SP 2020 Online Bermasalah dengan Jaringan, Amirul Tamim Pertanyakan Partisipasi Telkom

  • Bagikan
Anggota DPD RI, Amirul Tamim (tengah), Kepala BPS Sultra, Muhammad Edy Mahmud (kanan). (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Memasuki hari ke 17 pengisian Sensus Penduduk (SP) 2020, tim sensus di daerah terperpencil rupahnya terkendala jaringan internet yang tidak mendapatkan koneksi saat membuka loging laman web sensus.bps.go.id.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulwesi Tenggara (Sultra) Muhamad Edy Mahmud. Ia mengatakan hingga kini jumlah sensus online belum sampai target di minggu kedua. Ada laporan tim sensus saat melakukan loging sangat lama karena jaringan yang tidak bagus.

“Target dua minggu itu sekitar 450 ribu orang namun hingga tadi malam itu kami cek baru 80 ribuan orang lebih yang melakukan sensus online, memang ini terkendala oleh jaringan, kami harap semua instansi berpartisipasi dengan sensus penduduk ini,” ujar Edy, Senin (2/3/2020) saat mendamping Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Amirul Tamim lakukan sensus online.

Di tempat yang sama Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD)RI, Amirul Tamim, mengungkapkan hasil sensus penduduk sangat berarti untuk perkembangan ekonomi Sultra, dengan data sensus pemerintah dapat menentukan kebijakan pembangunan secara merata tanpa angan angan atau perkiraan.

Amirul Tamim mengajak semua pihak yang terkait bukan hanya tim SP 2020 yang berpartisipasi tapi semua masyarakat di Sultra dan paling khususnya pemerintah provinsi, kota, kabupaten serta instansi terkait seperti penyedia jaringan.

Baca:   OJK Luncurkan Securities Crowdfunding, Bantu UKM Dapat Dana Cepat Kembangkan Usaha

“Harusnya Telkom ambil tindakan kalau ada masalah jaringan di daerah, data ini penting karena mendunia, saya khawatir jangan sampai ada masyarakat Sultra yang tidak terdaftar,” ujar Amirul Tamim.

Untuk di ketahui sensus penduduk secara online telah dilakukan sejak tanggal 15 Februari-31 Maret 2020 mendatang.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan