Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism&Content Creation’ Masa Kini

  • Bagikan
Peserta dan pemateri hari ke-2 Suara Community Institute: Digital Journalism&Content Creation Workshop di kantor Suarajogja.id, Minggu (16 Januari 2022). (Foto: Dok.Suara.com)

SULTRAKINI.COM: Suara.com mengadakan sebuah program spesial bernama Suara Community Institute di awal 2022. Acara dilaksanakan secara luring dan daring dengan mengusung tema “Digital Journalism&Content Creation.” Melalui program inkubasi Suara Community Institute, para peserta mendapatkan pembekalan pengetahuan serta keterampilan di bidang digital journalism dan content creation secara intensif tanpa dipungut biaya alias gratis.

Program Suara Community Institute yang berdurasi dua minggu ini memuat beberapa silabus materi, seperti kelas Jurnalistik Dasar, SEO dan Kepenulisan, Fotografi Jurnalistik, hingga Video Content Creation.

Setiap sesi pertemuan dibagi lagi dalam beberapa materi yang lebih mendetail dan tentunya sangat menarik. Apalagi menghadirkan para mentor dari Suara.com yang sudah ahli di bidangnya. Program dikemas dalam empat pertemuan di Kantor Suarajogja.id pada Sabtu, 15 Januari 2022 pukul 09.00-14.30 WIB.

Pertemuan pertama acara Suara Community Institute ini, sesi penyampaian materi diisi oleh Rima Sekarani selaku Redaktur Senior Suara.com dan diikuti oleh 13 orang peserta. Dalam sesi ini, dijelaskan mengenai dasar-dasar jurnalistik. Sekar juga menjabarkan teknik-teknik dasar membuat sebuah berita, jenis-jenis berita, hingga tahapan membuat berita.

Tidak hanya mengenalkan secara teori, para peserta diajak oleh pemateri membuat artikel singkat mengenai kegiatan Suara Community Institute pada hari pertama. Selain itu, pemateri menjelaskan bagaimana persiapan liputan di lapangan, tips dan trik, serta mengolah data.

Setelah pemaparan materi Jurnalistik Dasar selesai, sesi kedua dilanjutkan oleh Koordinator Content Creative dan SEO Suara.com, Dany Garjito dengan materinya SEO dan Kepenulisan. Ia menjabarkan mengenai cara pembuatan content creative, SEO, alat-alat yang digunakan membuat artikel, hingga tips dan trik.

Di sesi kedua ini, banyak dijelaskan mengenai teknik-teknik membuat konten yang diminati oleh pembaca. Para peserta juga dijelaskan bagaimana membuat artikel agar masuk di halaman pertama mesin pencarian Google, banyak diminati pembaca, dan menjangkau target.

Tidak hanya sampai di situ, pemateri juga menjelaskan bagaimana membuat artikel yang diminati pembaca, tetapi tidak click bite, membuat judul SEO friendly, mulai dari judul, badan artikel, inti, hingga penutup.

Secara lebih dalam, pemateri menjelaskan mengenai jenis-jenis keyword, baik long tail maupun soft tail, alat yang digunakan untuk mencari kata kunci, dan cara membuatnya. Di akhir sesi, peserta diajak untuk berlatih membuat judul artikel sesuai dengan kriteria SEO yang baik dan benar.

Baca:   Operasional Lion Air Group untuk Penerbangan dari dan Menuju Pekanbaru Diperbaharui

Hari kedua acara Suara Community Institute, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Fotografi Jurnalistik dan Video Content Creation. Acara yang dihelat pada Minggu, 16 Januari 2022 ini dihadiri oleh 12 orang peserta.

Sesi pertama dari materi Fotografi Jurnalistik dan Video Content Creation diisi oleh Yulita Futty Hapsari sebagai Koordinator Video Editor Suara.com. Dalam sesi ini, para peserta banyak dijelaskan secara detail mengenai feature video, mulai dari pengertian, jenis-jenis, hingga memperlihatkan contoh dari feature video jenis human interest, jalan-jalan, biografi, dan sidebar dari YouTube Suara.com.

Pemateri juga menjelaskan beberapa karakteristik penting dari feature video, di antaranya mengulik sesuatu yang jarang diketahui orang, tidak hanya meyisipkan human interest tetapi feature juga bisa menampilkan hiburan. Kendati berdurasi bebas, dalam produksi feature video tetap harus memperhatikan pada penting dan menariknya sebuah peristiwa.

Kemudian, sesi kedua berlanjut dengan pemaparan materi mengenai dasar-dasar hingga lighting fotografi. Menyoal dasar-dasar fotografi, materi disampaikan oleh Fatikha Rizky Asteria N, selaku Video Editor Suara.com. Thika pada sesinya menjelaskan berbagai teknik dalam fotografi, mulai teknik fotografi zooming, panning, foto macro, siluet, dan bulb.

Selain itu, ia menjelaskan mengenai enam hal komposisi foto, yakni rule of third, foto simetris, foto repetition, frame in frame, refleksi, dan field of view. Semua dikemas dengan menampilkan berbagai hasil fotografi yang sesuai dengan teknik maupun komposisi foto.

Sesi penjelasan materi lighting fotografi dilanjutkan oleh Dewi Yulianti, Video Editor Suara.com. Saat awal pemaparannya, Dewi menekankan bahwa cahaya sangat penting atau unsur utama dalam fotografi. Tanpa cahaya, fotografi tidak akan terbentuk.

Di sela pemberian materi mengenai exposure dan lighting, pemateri juga meminta beberapa peserta untuk maju dan memberikan penjabaran singkat mengenai perbedaan antara exposure dan lighting. Sesi materi lighting fotografi ditutup dengan mengajak peserta berlatih mengatur lighting pada kamera di luar ruangan.

Berakhirnya materi lighting fotografi menjadi penanda dimulainya materi mengenai Video Content Creation. Video Content Creation meliputi tiga anak materi, yakni dasar-dasar videografi, pembuatan VO (Voice Over) untuk video, pascaproduksi, dan proses editing.

Materi dasar-dasar videografi, meliputi penjelasan mengenai praproduksi hingga proses produksi yang disampaikan oleh Galih Fajar Nurrachmat dan Praba Mustika selaku Video Editor Suara.com.

Sementara itu, materi VO dijelaskan oleh Anistya Yustika P. sebagai Creative Multimedia Suara.com. Pada sesi ini, Anis menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan saat membuat VO atau mengisi suara sebuah video. Selain membutuhkan sebuah ruangan yang tenang dan kondusif, membaca dan memahami teks, pelafalan, tempo, intonasi dan penekanan, serta karakterisasi suara sangat menentukan kualitas VO itu sendiri.

Baca:   Prof. Sri Rezeki Hadinegoro, Sosok di Balik Produksi Vaksin Covid-19

Sesi terakhir dari Video Content Creation ditutup oleh penjelasan materi pascaproduksi dan proses editing yang disampaikan oleh Eko Hendra Saputra serta Bayu Yunianto, Video Editor Suara.com.

Pada sesi ini, dijelaskan mengenai berbagai hal tentang editing foto, persiapan editing foto, pengenalan tools, offline editing, online editing, dan export video. Selain diberikan pemahaman mengenai teori, para peserta dibiarkan berlatih hunting foto untuk pembuatan dan edit video Reels Instagram.

Menuju penutupan pada pertemuan hari kedua program Suara Community Institute, para peserta diberikan penugasan yang terdiri dari empat tema besar, yakni destinasi wisata, kuliner, sosok, dan sosial budaya. Setiap tema besar memiliki banyak kategori yang bisa dipilih oleh peserta melalui undian.

Berbeda dengan dua kegiatan sebelumnya yang diadakan luring, khusus Review dan Revisi berbagai karya yang dibuat para peserta akan digelar secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 22 Januari 2022. Final Project menjadi kegiatan terakhir sekaligus penutup dari program Suara Community Institute yang akan digelar secara luring kembali pada Sabtu, 29 Januari 2022. Pada Final Project, acara akan diisi dengan pembuatan artikel dan video oleh para peserta.

Peserta Batch 1 Suara Community Institute: Digital Journalism&Content Creation Workshop di kantor Suarajogja.id, Minggu (16 Januari 2022). (Foto: Dok.Suara.com)

Hal yang paling menarik dari program Suara Community Institute ialah para peserta tidak hanya mendapatkan relasi, sertifikat, dan sebuah doorprize, tetapi mendapatkan benefit belajar secara langsung dengan para ahli dari bidang digital journalism dan content creation, baik secara materi maupun pembuatan karya.

Chief Operating Officer PT Arkadia Digital Media, Tbk, Suwarjono, mengatakan disrupsi media digital dimenangkan oleh media baru dengan pengguna terbanyak mengakses platform media sosial. Sayangnya, pengguna media sosial yang sangat besar ini tidak dibarengi dengan literasi para pengguna.

Menurut Suwarjono, banyak pemilik akun aktif, belakangan sering disebut kreator konten, tetapi tidak memiliki keterampilan teknis dan asal membuat konten langsung publish tanpa cek dan ricek apakah yang dipublish fakta atau hoaks.

Baca:   Glowing di Masa Pandemi Covid-19 dengan Skincare Lokal

Minimnya keterampilan dan literasi media digital inilah, kata Suwarjono, membuat Suara Community Institut menyelenggarakan workshop dan inkubasi bagi para calon jurnalis dan kreator konten. Peserta mendapatkan pembekalan membuat konten untuk beragam platform.

“Yang berbeda dari workshop ini dengan acara serupa, adalah materi mengikuti perkembangan media kekinian dan peserta akan mengikuti coaching serta inkubasi selama satu bulan,” jelas Suwarjono yang juga Pemimpin Redaksi Suara.com.

Workshop ini juga bagian dari rangkaian ulang tahun ke-8 Suara.com #TanpaHentiMemberiArti, sejak berdiri 8 tahun lalu. Kami ingin terus berkontribusi memberi arti kepada publik, baik dalam penyampaian informasi hingga aktivitas online maupun offline,” sambungnya.

Salah satu peserta pada hari pertama, Ayu, mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta, mengatakan program inkubasi Suara Community Institute: ‘Digital Journalism&Content Creation’ sangat bermanfaat untuk para penulis pemula, terlebih untuk mahasiswa yang jurusannya tidak ada kaitannya sama sekali dengan kepenulisan atau jurnalistik, tetapi tertarik dengan kedua hal tersebut.

Program ini, kata Ayu, memiliki banyak materi dan teknik kepenulisan yang bisa diterapkan untuk karya-karya penulisannya. Mahasiswi jurusan Pendidikan Biologi ini berharap, Suara Community Institute: ‘Digital Journalism&Content Creation’ tidak hanya berhenti pada batch satu, tetapi akan ada batch dua, dan seterusnya.

Kepala Biro Suara Suarajogja.id, Rendy Adrikni Sadikin, mengatakan Suara Community Institute bertujuan untuk belajar bersama dengan sistem sharing, bukan menggurui. Hal paling penting adalah para peserta bisa berjejaring, saling kenal, mendapat jaringan, dan menjadi bagian batch satu dari program inkubasi Suara Community Institute: ‘Digital Journalism&Content Creation.’

“Semoga apa yang kami sharing dan diskusi di sini bisa bermanfaat dan menjadi portofolio buat teman-teman peserta. Selama dua minggu ini, teman-teman bisa enjoy, have fun, belajar bareng, berjejaring, dan semangat,” ujar Rendy Adrikni Sadikin, dalam sambutannya di pembukaan acara Suara Community Institute pada Sabtu (15 Januari 2022).

Selain pembekalan pengetahuan dan keterampilan, program inkubasi Suara Community Institute: ‘Digital Journalism&Content Creation’ juga diharapkan mampu menjadi langkah yang tepat untuk mendekatkan diri dengan jaringan komunitas sekaligus wujud kontribusi nyata kepada komunitas di Indonesia.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan