Sulitkan Evakuasi, Bangkai Kapal di Desa Manuru Dihancurkan

  • Bagikan
Persiapan evakuasi menggunakan exkavator bangkai kapal KM. Muda Jaya III yang tenggelam di perairan Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton. (Foto: La Ode Ali/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Bangkai kapal tenggelam di Desa Manuru, Kecamatan Siotapina diketahui bernama KM. Muda Jaya III berukuran panajng sekitar 20 meter dan lebar delapan meter. Kapal rencananya akan dihancurkan jika sulit untuk ditarik ke pinggir pantai dalam proses evakuasi, Sabtu (15/7/2017).

Pihak kepolisian setempat dibantu Pol Airut Baubau akan mengevakuasi bangkai kapal ketika air surut sekitar pukul 21.00 Wita malam nanti menggunakan exkavator.

“Posisi kapal itu terbalik, jarak kapal ke bibir pantai sekitar 80 meter,” terang Kasatreskrim Polres Buton, IPTU Hasanuddin.

Proses evakuasi mulanya akan membalik bangkai kapal dan memeriksa seisinya guna mencari petunjung identitas lainnya. Sebab hingga kini posisi keberadaan kapten dan anak buah kapal (ABK) belum diketahui. Selanjutnya, kapal akan ditarik ke bibir pantai di Desa Manuru. Namun apabila menyulitkan proses evakuasi, kapal akan dihancurkan.

“Kalau tidak bisa ditarik, dihancurkan pakai exkavator,” jelas IPTU Hasanuddin.

Terkait rute perjalanan KM. Muda Jaya III tersebut, Pol Airut Baubau telah mengkonfirmasi Syahbandar Baubau, Wakatobi dan Syahbandar Jakarta. Alhasil izin berlayar kapal tidak diketahui.

Bangkai kapal ditemukan pertama kali oleh salah seorang nelayan yang berasal dari Kecamatan Lasalimu Selatan, Sahan menemukan kapal tenggelam itu di perairan Desa Manuru, dan hendak membawa kapal tersebut bersama 10 temannya ke pantai Lasalimu Selatan. Namun karena mereka tidak mampu menarik kapal sehingga melaporkan penemuan itu ke Polsek Sampuabalo pada Jumat (14/7/2017) sekitar pukul 07.00 Wita dan langsung ditindak lanjuti oleh Polsek setempat yang dikoordinasikan ke Polres Buton.

Baca:   Bupati dan Ketua DPRD Dukung Pelantikan Anggota IWO Sultra di Konawe

(Baca: Polisi Temukan KTP Orang Jakarta pada Kapal Tenggelam di Perairan Buton)

Laporan: La Ode Ali

  • Bagikan