Tangani Banjir, Kementerian PUPR akan Bangun Tiga Bendungan di Sultra

  • Bagikan
Dampak limpasan Sungai Konaweha di Kabupaten Konawe yang memutuskan Jembatan Ameroro. (Foto: BPJN untuk Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun tiga bendungan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Bendungan dibangun di Kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Konawe sebagai upaya mengurangi dampak banjir dalam jangka panjang.

Ketiga bendungan, yakni Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Ameroro, dan Bendungan Pelosika.

Bendungan Ladongi memiliki kapasitas 45,9 juta meter kubik. Proses konstruksi fisik mencapai 50 persen dan ditargetkan rampung pada 2020.

Berikutnya, Bendungan Ameroro berkapasitas 55,1 juta meter kubik di Kabupaten Konawe yang akan dilelang tahun ini.

Sementara Bendungan Pelosika ditargetkan dibangun tahun depan dengan kapasitas 822 juta meter kubik.

“Apabila tiga bendungan tersebut selesai, tugas kita mengatasi banjir akan lebih ringan. Kita akan tambahkan dengan membuat tanggul sungai karena seperti kita saksikan tadi, posisi jalan sudah di bawah sungai sehingga perlu dilindungi dengan tanggul,” ucap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya, Jumat (21 Juni 2019).

Perbaikan tanggul dimaksud Basuki, berupa perbaikan tanggul sungai yang rusak agar melindungi permukiman penduduk dari limpasan air sungai.

(Baca: Kata Wabup Konawe Pascajembatan Ameroro Putus)

Sumber: Bisnis.com
Editor: Sarini Ido

Baca:   Dugaan Malpraktik di Klinik Azalia, Bayi Lima Bulan Kritis Setelah Disuntik
  • Bagikan