Tanggapi Tuntutan Kades, Parinringi: Satu Dua Hari Kita Carikan Solusi

  • Bagikan
Plt. Bupati Konawe, Parintingi didampingi Sekda Konawe, Hj. Asriani Porosi dan Kepala BPKAD Konawe, Jahiuddin saat menerima massa aksi di kantor BPKAD Konawe. (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)
Plt. Bupati Konawe, Parintingi didampingi Sekda Konawe, Hj. Asriani Porosi dan Kepala BPKAD Konawe, Jahiuddin saat menerima massa aksi di kantor BPKAD Konawe. (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Konawe dan Aparatnya menduduki kantor Bupati Konawe, Senin (4/6/2018), menuntut honor yang tak kunjung cair.

Setelah beberapa saat berorasi dan nyaris ribut dengan aparat kepolisian dan Satpol PP, massa aksi akhirnya dapat dengan tenang berdialog dengan Plt. Bupati Konawe, Parinringi di aula Inowa. Saat menyambut massa aksi, Parinringi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Hj. Asriani Porosi dan Kepala BPKAD Konawe, Jahiuddin.

Di hadapan para Kades dan aparatnya, Parinringi banyak mengungkapkan hal terkait minimnya keuangan APBD Pemda Konawe. Pembiayaan Pilkada menjadi salah satu penyebab, banyaknya anggaran Pemda yang diporsikan ke sana.

THR yang diperintahkan dari pemerintah pusat untuk dibayarkan bulan ini juga harus dipenuhi. Dananya pun mengambil dari APBD Konawe dan jumlahnya cukup menguras anggaran.

“Saya saja rutinku belum keluar. Beberapa SKPD juga kegiatannya yang cair baru sepuluh persen,” ujarnya.

Selain itu kata Parinringi, kondisi keuangan yang hari ini memprihatinkan juga dipengaruhi akibat pimpinan BPKAD sebelumnya. Yang mana, ada dana yang seharusnya dibayar 2017, namun dibayarkan tahun 2018.

Parinringi menilai, kondisi keuangan baru akan membaik setelah Pilkada berlangsung. Sebab, transfer Dana Alokasi Umum yang dialokasi untuk Pilkada, sudah tidak ada lagi.

Baca:   KPPN Kendari: THR 2021 Lebih Besar Dibanding Tahun Lalu, ASN Daerah Rp 14,8 Triliun

“Kalau sekarang dana memang tidak ada. Tunggu setelah Pilkada baru dibayarkan semua. Akan tetapi, dalam satu dua hari ini kami akan coba cari cara. Semoga ada dan bisa dibayarkan, minimal setengahnya dulu,” terang Parinringi sambil mengatakan bahwa pihaknya akan kembali memanggil perwakilan desa.

Mendengar penjelasan itu, massa pun tampak mahfum. Pihaknya akan menunggu realisasi janji Plt. Bupati Konawe dalam satu dua hari ini.

 

Laporan: Mas Jaya
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan