Terdaftar di Dua Sekolah, Orangtua Siswa Duga MAS Al Ma’arif Kabangka Manipulasi Data

  • Bagikan
Potongan data dapodik siswa Muhammad Rajab Samandi. (Foto: Hasan Jufri/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Kepala Madrasah Aliyah Swasta Al Ma’arif Kabangka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara diduga memanipulasi data siswa penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal ini Berdasarkan aduan Alimarsaban, orang tua siswa yang mengaku anaknya terdata di dua sekolah, yakni MAS Al-Ma’arif Kabangka dan SMAN 1 Kabangka. Status anaknya pun aktif bersekolah. Padahal selama ini anaknya itu aktif bersekolah di SMAN 1 Kabangka dan tidak pernah mendaftar di MAS Al Ma’arif Kabangka.

Informasi ini diketahui Alimarsaban saat anak tersebut Muhammad Rajab Samandi melakukan pendaftaran untuk mengikuti olimpiade tingkat Kabupaten Muna di Raha.

“Saya kaget tiba-tiba anak saya ada datanya di MAS Al Ma’arif Kabangka dan statusnya siswa aktif, padahal anak saya tidak pernah mendaftar,” ucapnya, Rabu (28/4/2021).

Ia menduga data anaknya disalahkangunakan pihak sekolah demi mendapatkan dana BOS.

“Saya khawatir jangan sampai ini disalahkangunakan untuk mendapatkan dana BOS,” ujarnya.

Ia juga menduga manipulasi data ini sudah lama digunakan, olehnya itu ia meminta pihak sekolah membuka data dapodik yang selama ini digunakan dalam mencairkan dana operasional sekolah.

“Makanya kami minta pihak sekolah membuka data dapodik,” sambungnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala MAS Al Ma’arif Kabangka, Wa Ode Kabotuli melalui sambungan selulernya, nomor yang didapatkan jurnalis Sultrakini.com rupanya tidak aktif. Ketika dikonfirmasi di sekolah tersebut juga yang bersangkutan belum masuk sekolah.

Baca:   Agustus 2019, Pemkab Muna Berlakukan Pembayaran Pajak Online

“Belum ada kepsek, mungkin dia ke Raha,” terang seorang guru. (B)

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan