Terkonfirmasi Positif Corona di Kendari 34 Orang, Kasus Baru Muncul dari Mandonga

  • Bagikan
Juru bicara satuan tugas Covid-19 Kota Kendari, dr. Alghazali dalam konferensi video, Selasa (5/5/2020). (Foto: potongan video konferensi video satgas Covid-19 Kendari)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terjadi penambahan tiga kasus baru Covid-19 hingga Selasa (5 Mei 2020) pukul 17.00 Wita. Ketiganya berada dalam satu kecamatan dan memiliki kontak erat dengan kasus sebelumnya.

Tiga kasus baru di Kota Kendari semuanya berjenis kelamin perempuan dan ditemukan di Kecamatan Mandonga. Mereka berusia 53 tahun, 17 tahun, dan 8 tahun.

Juru bicara satuan tugas Covid-19 Kota Kendari, dr. Alghazali, menerangkan kasus baru perempuan 53 tahun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya dan masih keluarga dekat dengan kasus positif sebelumnya, tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke luar daerah.

Sementara kasus baru perempuan 17 tahun juga berasal dari Kecamatan Mandonga dan memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, juga masih keluarga dekat dengan kasus terkonfirmasi positif sebelumnya, serta tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke luar daerah.

Kasus baru berikutnya perempuan 8 tahun dari Kecamatan Mandonga, riwayat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya dan masih keluarga dekat dengan pasien positif corona sebelumnya, serta tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri atau ke luar daerah.

“Dengan penambahan tiga orang, kami sampaikan apa yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Kendari, satgas-mari bersama-sama kita melakukan hal tersebut. Kita dianjurkan untuk social distancing, physical distancing, tidak keluar rumah atau di rumah saja, dan tunda mudik sebaiknya benar-benar dilakukan. Penambahan hari-demi hari kita tidak sadari bahwa makin meningkat,” ucap dr. Alghazali, Selasa (5/5/2020).

Baca:   Gedung Pusat Penanganan Pasien Covid-19 di Kendari Diresmikan

Penambahan jumlah positif corona tersebut, sehingga total terkonfirmasi menjadi 34 orang, terdiri dari 24 orang positif corona masih dirawat, delapan orang sembuh, dan dua orang meninggal.

Kota Kendari juga memiliki 114 orang tanpa gejala (OTG), selesai OTG 125 orang; satu orang dalam pemantauan (ODP), selesai ODP 136 orang; dan tiga pasien dalam pengawasan (PDP), selesai PDP 30 orang.

Khusus sebaran zona merah di Kota Kendari sebanyak delapan wilayah, zona kuning satu wilayah, dan zona tanpa kasus dua wilayah.

Berikut sebaran Covid-19 di Kota Kendari per 5 Mei 2020 pukul 17.00 Wita.

  1. Kecamatan Kendari: 0 ODP, 0 PDP, 2 positif
  2. Kecamatan Nambo: 0 ODP, 0 PDP, 0 positif
  3. Kecamatan Abeli: 0 ODP, 0 PDP, 0 positif
  4. Kecamatan Poasia: 0 ODP, 1 PDP, 3 positif
  5. Kecamatan Kambu: 0 ODP, 1 PDP, 0 positif
  6. Kecamatan Baruga: 0 ODP, 0 PDP, 6 positif
  7. Kecamatan Wuawua: 0 ODP, 0 PDP, 4 positif
  8. Kecamatan Kadia: 1 ODP, 1 PDP, 1 positif
  9. Kecamatan Puuwatu: 0 ODP, 0 PDP, 2 positif
  10. Kecamatan Mandonga: 0 ODP, 0 PDP, 5 positif
  11. Kecamatan Kendari Barat: 0 ODP, 0 PDP, 1 positif

dr. Alghazali berharap, masyarakat Kendari yang pernah kontak erat atau berhubungan langsung dengan pasien yang sempat dinyatakan positif corona, sebaiknya sampaikan kepada tim satgas Covid-19 atau surveilans. Hal ini demi bersama-sama memutus penularan Covid-19, sehingga kasus tersebut cepat terselesaikan. Tugas penangkal Covid-19 adalah tuga bersama, tidak hanya Pemkot Kendari.

Baca:   Asrun: Dugaan Penyertaan Modal PDAM dan Jalan Lingkar Kota Bohong

“Jujur kami sendiri sebagai tim surveilans, tim gugus tugas, susah untuk melakukan-mendapatkan pasien positif jika kita tidak jujur, yang selama ini pasien yang didapatkan positif itu adalah keluarga dekat yang terkonfirmasi positif. Warga lain yang pernah kontak yang tidak menyampaikan apa adanya kepada kami bisa saja tidak dilakukan tracking atau survei sehingga bisa berkeliaran di luar,” jelasnya.

(Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Kendari: Warga Harus Waspadai Asimtomatik Karier, Siapa Mereka?)

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan