Ternyata Menyusui bisa Mengurangi Risiko Kanker Payudara

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: MomJunction)

SULTRAKINI.COM: Kanker payudara merupakan penyakit yang cukup mematikan dan masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan wanita. Menerapkan pola hidup sehat menjadi cara yang dapat dilakukan untuk mencegah risiko penyakit ini. Selain gaya hidup, ternyata menyusui dapat membantu menurunkan risiko kanker payudara.

Dilansir dari HaiBunda, menyusui eksklusif selain bermanfaat bagi kesehatan si kecil ternyata menurunkan risiko kanker payudara.

Mengutip Cancer Research UK, menyusui disebut dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara, terutama pada bunda yang memiliki anak di usia masih muda. Semakin lama bunda menyusui, risikonya semakin menurun.

Penurunan risiko ini mungkin terjadi karena ovarium akan lebih jarang memproduksi sel telur selama menyusui. Penyebab lainnya bisa karena proses menyusui mengubah sel-sel di payudara, sehingga memengaruhi perubahan yang mengarah pada kanker.

Banyak peneliti di dunia mencari tahu hubungan antara menyusui dengan penurunan risiko kanker payudara. Berikut beberapa studi yang meneliti tentang kaitan keduanya.

Studi 1

Dilansir Parents, sebuah analisis pada sekitar 150.000 orang wanita dilakukan untuk meneliti kaitan menyusui dan kanker payudara. Penelitian ini diterbitkan di Lancet pada 2002. Hasil penelitian menemukan setiap 12 bulan menyusui, baik pada satu anak atau lebih, risiko kanker payudara menurun 4,3 persen. Hasil ini dibandingkan dengan wanita yang tidak menyusui sama sekali.

Studi 2

Baca:   Vaksin Covid-19 Kedepankan Keselamatan Masyarakat

Penelitian pada 2009, lebih dari 60.000 orang wanita pernah diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine. Hasil penelitian menunjukkan, wanita dengan riwayat keluarga terkena kanker payudara akan berkurang risiko terkena penyakit ini sebelum menopause hingga hampir 60 persen bila mereka pernah menyusui.

Selain kedua studi tersebut, pada 2017 American Institute for Cancer Research (AICR) dan World Cancer Research Fund (WCRF) merilis laporan terkait hubungan menyusui dan kanker payudara. Laporan ini menjelaskan beberapa alasan menyusui menurunkan risiko kanker payudara.

“Sebuah tinjauan penelitian ilmiah terbaru tentang kanker payudara menunjukkan ada bukti kuat menyusui dapat mengurangi risiko wanita terkena kanker payudara pramenopause dan pascamenopause,” kata Catharine Paddock, Ph.D dilansir Medical News Today.

Berikut hasil temuan dari penelitian terkait menyusui yang menurunkan risiko kanker payudara:

  1. Menyusui dapat menghambat waktu haid setelah melahirkan, sehingga menurunkan paparan hormon estrogen yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.
  2. Selama menyusui, jaringan di payudara akan menyingkirkan sel-sel DNA rusak yang dapat menyebabkan kanker.
  3. Menyusui dapat mengubah ekskresi gen dalam sel payudara yang memberikan dampak jangka panjang pada risiko perkembangan kanker.

Sejauh ini, belum dapat dipastikan berapa lama si ibu harus menyusui untuk mendapatkan manfaatnya. Tetapi menurut penelitian, semakin lama menyusui, semakin baik. (C)

Baca:   Pria juga Berpotensi Kanker Payudara, Deteksi Gejalanya

Laporan: Feni Sul Fianah
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan