Tiga Titik di Jalan Trans Sulawesi Konawe Masih Gunakan Jasa Rakit

  • Bagikan
Kendaraan roda dua yang diangkut menggunakan rakit di Desa Amesiu, Pondidaha, Konawe pada Selasa (18/6/2019) (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM).
Kendaraan roda dua yang diangkut menggunakan rakit di Desa Amesiu, Pondidaha, Konawe pada Selasa (18/6/2019) (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Beberapa titik Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih digenangi banjir, Selasa (18/6/2019). Kendaraan roda dua sebagian besar masih memilih menggunakan jasa penyeberangan rakit.

Pantauan SultraKini.Com di lapangan, jika sebelumnya kendaraan roda dua harus menyeberang menggunakan rakit delapan kali, saat ini hanya tiga kali saja.

Beberapa titik jalan yang masih digenang banjir dan menggunakan rakit diantaranya, Desa Pohara di Kecamatan Sampara, Desa Amesiu di Kecamatan Pondidaha dan Desa Hongoa di Kecamatan Pondidaha.

Tarif jasa penyeberangan kendaraan roda dua menggunakan rakit berbeda dari tiga titik jalan yang masih tergenang banjir.

Untuk Kelurahan Pohara tarif penyeberangan Rp 10 ribu, Desa Amesiu Rp 20 ribu dan Desa Hongoa Rp 75 ribu.

Kendati masih tergenang banjir, beberapa pengendara roda dua memaksakan untuk menerobos jalur banjir tersebut.

Sementara itu, di Desa Amesiu, Kecamatan Pondidaha, antrian panjang kendaraan roda empat masih terjadi. Hal ini disebabkan tertutupnya akses jalan pintas yang melewati perkebunan kelapa sawit di desa tersebut.

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

Baca:   BPBD Konawe Siaga Banjir
  • Bagikan