Tim Wasev TMMD ke-111: Tetap Patuhi Prokes Tanpa Mengurangi Makna dan Semangat Gotong Royong

  • Bagikan
Ketua Tim Wasev TMMD ke-111, Brigjen TNI Jama'ah. (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)
Ketua Tim Wasev TMMD ke-111, Brigjen TNI Jama'ah. (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Meski dalam situasi pandemi Covid-19, tidak menghambat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Namun protokol kesehatan terus diupayakan, bahkan terus diingatkan kepada personel maupun masyarakat.

Total 150 orang personel TMMD bergulat dengan waktu untuk menuntaskan program TMMD. Masyarakat juga tidak tinggal diam. Mereka bergotong royong menuntaskan tiga program fisik yang tersebar di Desa Aere, Rubia, dan Desa Pekorea.

Upaya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terus digaungkan. Bahkan Ketua tim pengawas dan evaluasi (Masev) TMMD ke-111, Brigjen TNI Jama’ah juga mengingatkan hal itu pada personel untuk tetap menjalankan program secara efektif dan efisien dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Dalam melaksanakan TMMD tetap perhatikan prokes tanpa mengurangi makna dan semangat gotong royong,” ucapnya ketika bertatap muka dengan masyarakat, Selasa (29/6/2021).

Tim masev TMMD ke-111 tatap muka dengan warga Kecamatan Aere, sasaran TMMD di Kolaka Timur, Selasa (29/6/2021). (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

Dalam tatap muka tersebut juga, Brigjen TNI Jama’ah menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergitas Pemda Koltim dan dukungan masyarakat sehingga TMMD bisa terlaksana dengan lancar.

“Tujuan kegiatan tmmd selain membantu percepatan pembangunan di daerah juga untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta sebagai sarana mempererat kemanunggalan TNI,” jelasnya ketika kunjungan di Aere.

Baca:   Sulkarnain Bongkar Rahasia Bagaimana Menjadi Pemimpin

Sementara itu, kepatuhan prokes juga disampaikan Pj Sekda Kolaka Timur, Andi Muh. Iqbal Tongasa. Ia mengingatkan prokes harus menjadi perhatian bersama, terlebih beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Koltim meningkat.

Prokes juga diutamakan bagi siapa saja yang masuk wilayah Aere atau para pendatang guna mengurangi potensi Covid-19 masuk di wilayah setempat.

“Ini merupakan kerja muliah dari TNI. Bagi kami ini adalah positif. Kita ambil manfaat dari kegiatan ini. Mari jaga protokol kesehatan,” ujarnya.

TMMD ke-111 di Kecamatan Aere, Kabupaten Koltim memprogramkan tiga item pokok program fisik dan sepuluh program nonfisik, serta sejumlah program tambahan yang dimasukkan dalam agenda kerja TMMD.

Data Pemda Koltim hingga 27 Juni 2021, jumlah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 158 kasus, dalam perawatan dua kasus, kontak erat tiga kasus, sembuh 150 orang, dan meninggal enam orang.

Laporan: Sarini Ido
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan