Tinggal 6 Persen Kendari akan Penuhi Target Vaksinasi

  • Bagikan
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: Salah satu upaya memaksimalkan program vaksinasi 70 persen di Kota Kendari adalah dengan mengoptimalkan vaksinasi dan barcode peduli lindungi.

Menurut Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, program vaksinasi mulai melambat karena masih ada saja sejumlah masyarakat terpengaruh informasi hoaks. Data terkini menunjukkan progres vaksinasi di Kota Kendari mencapai 64 persen.

“Kita akan berhadapan dengan warga yang mungkin sejauh ini masih terpengaruh dengan hoaks, masih banyak kekhawatiran yang sebenarnya tidak berdasar,” ucapnya, Rabu (10/11/2021).

Peta perkembangan Covid-19 di Kota Kendari.

Penerapan barcode peduli lindungi bakal diterapkan di tempat yang biasanya menjadi pusat keramaian, sehingga masyarakat yang mengakses lokasi-lokasi tersebut sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kondisi yang masif ini harus kita jaga bersama, kita tidak ingin gelombang-gelombang berikutnya lagi yang nanti kita bolak-balik, yang nanti membuat kita kembali ke titik nol (penanganan Covid-19),” terangnya.

Bagi masyarakat yang memiliki keperluan di luar negeri, seperti umrah sudah disiapkan jenis vaksin yang diakui secara internasional. Vaksin tersedia, seperti Sinovac, Moderna, Pzifer.

Sejauh ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Kendari berada di level 2. Peringkat ini bisa segera turun dengan capaian vaksinasi Kendari yang memenuhi target, yakni 70 persen.

Data vaksinasi di Indonesia. (Foto: Dok. Kemenkes)

Dilansir dari Kemenkes RI, hingga 10/11/2021 sebanyak 127.335.266 orang atau 61,14 persen mendapatkan vaksin Covid-19 dosis satu; 80.954.139 orang atau 38,87 persen dosis dua; dan 1.173.296 orang atau (79,88) persen dosis tiga.

Baca:   Pemda Konawe Janji Tuntaskan Belasan Ribu Warga Miskin

Sedangkan total kasus positif Covid-19 di Indonesia pada 9 November 2021 berjumlah 4.248.843 orang. Kasus sembuh 4.095.663 orang, meninggal 143.578 orang.

Laporan: Yelza Atrimien
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan