TMMD ke 103 di Buteng, Ini yang Dilakukan Kodim 1413 Buton

  • Bagikan
Dari kanan ke kiri, Kapolres BauBau, AKBP Daniel Widya Mucharam, Wakil Bupati Buteng La Ntau, Bupati Buteng Samahuddin, Danrem 143 Haluoleo Kolonel Armed Dedi Nurhadiman, Direktur Sabara Polda Sultra Kombes Pol Drs. Budi Wasono saat memantau lokasi kegiatan TMMD, Senin (15/10/2018). (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)
Dari kanan ke kiri, Kapolres BauBau, AKBP Daniel Widya Mucharam, Wakil Bupati Buteng La Ntau, Bupati Buteng Samahuddin, Danrem 143 Haluoleo Kolonel Armed Dedi Nurhadiman, Direktur Sabara Polda Sultra Kombes Pol Drs. Budi Wasono saat memantau lokasi kegiatan TMMD, Senin (15/10/2018). (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahuddin, memimpin langsung pelaksanaan upacara pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 103 Tahun Anggaran 2018 Kodim 1413 Buton di lapangan J. Wayong, Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Senin (15/10/2018).

Dalam sambutannya Bupati Buteng, Samahuddin, mengatakan kegiatan TMMD ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk memupuk kembali semangat kegotongroyongan dalam membangun daerah.

“Khususnya persoalan bangsa yang menyangkut keutuhan negara yang saat ini membutuhkan perhatian serius,” tutur Bupati Buteng.

Kegiatan TMMD ini, lanjutnya, bukan hanya pembangunan fisik yang dilakukan, namun pembangunan non fisik juga.

Manurutnya hal dapat membangun kepercayaan diri masyarakat sehingga mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapan dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang dihadapi.

Untuk itu, harapnya kegitan TMMD ini, untuk selalu dikoordinasikan dengan baik, agar bisa berjalan sesuai dengan yang harapan telah direncanakan.

“Jika semua hambatan dapat diselesaikan dengan baik, pelaksanaan TMMD ini juga bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya

Ditempat yang sama, Danrem 143 Haluoleo, Kolonel Armed Dedi Nurhadiman, mengatakan kegiatan TMMD ini harus memberikan kesan dan contoh yang baik kepada masyarakat setempat, karena semua personil akan berbaur dan tinggal di lingkungan masyarakat.

Untuk itu, harapnya, selain taraf ekonomi masyarakat bisa meningkat, juga semangat bela negara dan cinta Tanah Air bisa terwujud di dalam diri masyarakat Buteng

Baca:   Realisasi Belanja Daerah Buteng pada 2020 Mencapai 86,92 Persen

“jadi pas kita tinggalkan, masyarakat senang, tidak ada masalah atau kesan yang tidak baik,” tuturnya saat ditemui oleh awak media usai melakukan pengarahan kepada semua personil TMMD.

Dala Kegiatan TMMD, lanjutnya, Pihak menurunkan 150 personil orang yang bekerja srlama 30 hari dengan menyusung Tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa Yang Maju, Sejahtera dan Demokratis”.

Untuk sasaran Fisik, yakni pembukaan jalan baru dari labungkari menuju kelurahan Watulea dengan panjang 2,6 Kilometer dengan lebar sepuluh meter, perbaikan dua deker dan satu Masjid di Desa Mone.

Sementara untuk non fisik yakni, melaksanakan penyuluhan bahaya ISIS, HIV/AIDS, narkoba, pertanian, kesehatan, wawasan kebangsaan, kependudukan, KDRT dan ditambah dengan pengobatan gratis.

Pada upacara pembukaan TMMD ini, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buteng La Ntau, Direktur Sabara Polda Sultra Kombes pol Budi Wasono, Kapolres BauBau AKBP Daniel Widya Mucharam dan para OPD Buteng.

Kegiatan upacara tersebut, diakhiri dengan tari mangaru dan tari linda yang dipersembahkan oleh siswa dan siswi SMA, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi tempat pelaksanaan kegiatan.

Laporan: Ali Tidar
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan