TMMD ke-111 Resmi Digelar di Koltim

  • Bagikan

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Tentara Manunggal Membangun Desa ke-111 Kodim 1412 Kolaka dengan tema TMMD wujud sinergi membangun negeri resmi digelar di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Selasa (15/6/2021). Sejumlah program fisik dan nonfisik akan dilaksanakan selama sebulan penuh sejak kegiatan ini diresmikan.

Total tiga item pokok pembangunan masuk dalam program fisik, yaitu renovasi masjid di Desa Aere, renovasi gereja di Desa Rubia, dan pembangunan embung di Desa Pekorea.

Sedangkan program nonfisiknya, meliputi penyuluhan UU perkawinan, bela negara, percepatan penanganan Covid-19, penyuluhan bencana alam, stunting, posyandu, posbindu, penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat, narkoba, bahaya terorisme, penyuluhan perikanan (pelatihan dan pengadaan bioflog, hingga penyuluhan bijak dalam bermedia sosial.

Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa WP.Setyawan. (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa WP.Setyawan, menjelaskan item-item pembangunan tersebut dikerjakan sejak pra-TMMD sekitar tiga minggu terakhir.

“Kegiatan sebenarnya sudah dilaksanakan pra-TMMD, berjalan tiga minggu yang lalu, alhamdulillah masjid (realisasinya) sudah 51 persen, sudah setengah jalan dengan gereja (51 persen), untuk embung mencapai hampir 35-40 persen, ini luar biasa,” jelasnya.

Program TMMD di Kecamatan Aere selain melibatkan 122 orang personel, termasuk di dalamnya dari jajaran pemda dan kepolisian, juga mendapatkan dukungan dari masyarakat. Bahkan, masyarakat bergotong royong dalam proses pembangunan, sehingga program fisik ini cepat direalisasikan. Terbukti, program fisiknya 50 persen sudah dilihat perubahannya di lingkungan masyarakat.

Baca:   TNI di Kolaka Utara Pelopori Satgas Desa Cegah Covid-19
Pembukaan TMMD ke-111 di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Selasa (15/6/2021). (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

Model pembangunan daerah yang terbantukan dengan hadirnya TMMD juga diharapkan Bupati Koltim, Andi Merya Nur bisa didukung dari berbagai pihak. Bupati menaruh harapan besar melalui program TMMD rencana pembangunan fisik dan nonfisik terlaksana dengan lancar.

Pemda sendiri memberikan suntikan anggaran senilai Rp 2 miliar dengan pembagian Rp 1,8 miliar untuk program fisik dan Rp 200 juta sisanya untuk menunjang program nonfisik.

“Kami berharap sinergitasnya dengan pemda dan masyarakat di lokasi TMMD,” ucap Andi Merya yang baru dilantik jadi bupati Senin kemarin.

Laporan: Sarini Ido
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan