UHO Siap Pasok Lulusan Berkualitas, Penuhi Kebutuhan Ribuan Tenaga Kerja IPIP

Gambar: Humas Universitas Halu Oleo (UHO).

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Universitas Halu Oleo (UHO) menerima kunjungan rombongan dari PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat UHO. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Prof. Dr. H. Takdir Saili, M.Si.

Dalam sambutannya, Prof. Takdir menegaskan bahwa UHO sangat terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan pertambangan, khususnya dalam bidang pengembangan laboratorium, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penyediaan tenaga kerja bagi industri.

“UHO memiliki banyak laboratorium dan beberapa program studi potensial seperti Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi di Fakultas MIPA. Laboratorium yang ada dapat di-upgrade dan disinergikan dengan kebutuhan industri, walaupun standar laboratorium perusahaan tentu lebih maju. Ini salah satu bentuk kolaborasi yang sangat memungkinkan,” jelasnya.

Prof. Takdir menambahkan, UHO siap mempelajari kebutuhan keterampilan dan jenis pekerjaan di IPIP, sehingga kampus dapat menyiapkan lulusan sesuai kebutuhan industri. Ia juga menekankan pentingnya pengawalan terhadap dampak sosial aktivitas pertambangan.

“Aktivitas pertambangan pasti memiliki dampak, namun hal tersebut dapat diminimalkan melalui mitigasi dan kolaborasi. Kampus dan perusahaan harus bekerja bersama agar dampak sosial dapat ditekan serendah mungkin,” tambahnya.

Kepala Departemen Manajemen Umum PT IPIP, Mrs. Ding Ling, menyampaikan terima kasih atas penyambutan UHO dan menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tahap awal untuk memperkenalkan perusahaan serta menjajaki bentuk kerja sama ke depan.

Ia memaparkan bahwa hingga Desember 2025, IPIP telah mempekerjakan sekitar 10 ribu tenaga kerja lokal. Ke depan, akan ada 4–5 tenant baru yang memasuki fase konstruksi sehingga kebutuhan tenaga kerja akan meningkat pesat.

“Perusahaan kami sangat memperhatikan pengembangan talenta lokal. Untuk operator dan teknisi, kami memprioritaskan tenaga kerja lokal. Namun untuk posisi spesialis dan manajerial, kami berharap lulusan universitas, termasuk UHO, dapat mengisi posisi tersebut,” ujarnya.

Mrs. Ding Ling menjelaskan bahwa IPIP merupakan kawasan industri yang terintegrasi, memiliki beberapa lokasi namun tetap berada dalam satu sistem industri yang saling mendukung.

Saat ini, IPIP telah menjalin kerja sama dengan USN Kolaka melalui program beasiswa, dan bekerja sama dengan Pemda Kolaka dalam pelatihan bahasa Mandarin di Tiongkok. Melalui kunjungan ke UHO, IPIP mulai memperluas area kolaborasi ke wilayah Kota Kendari.

Pada sesi diskusi, Mr. Xie Zizhao, Kepala Departemen Manajemen Umum PT KNI, menanyakan mekanisme rekrutmen lulusan UHO jika kerja sama resmi telah terjalin.

Menjawab hal ini, Prof. Takdir menjelaskan bahwa UHO memiliki lembaga khusus yang menangani karier dan alumni.

“Rekrutmen lulusan dilaksanakan oleh lembaga karier UHO. Waktunya menyesuaikan kebutuhan perusahaan. Namun idealnya, proses tersebut dilakukan setelah adanya penandatanganan MoU antara perusahaan dan UHO,” tegasnya.

 

Laporan: Andi Mahfud