UMK Sasar Desa Namu Sebagai Desa Wisata Binaan

  • Bagikan
Kepala LPPM UMK, Musadar Mappasomba. (Foto: Dok.SULTRAKINI.COM)
Kepala LPPM UMK, Musadar Mappasomba. (Foto: Dok.SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARIUniversitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menargetkan Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara sebagai desa binaan perguruan tinggi islam tersebut. Olehnya itu, UMK mengutus 15 mahasiswa pilihannya melaksanakan Kuliah Kerja Amalia (KKA) di desa dengan keindahan baharinya itu.

KKA UMK berlangsung 45 hari terhitung 16 Agustus 2018. Rencananya, setelah KKA berakhir pihak UMK akan membentuk tim relawan untuk membina warga Desa Namu secara rutin dan berkala.

Kepala LPPM UMK, Musadar Mappasomba, menerangkan pihaknya akan melakukan pembinaan mental spritual warga Desa Namu sebagai langkah awal sserta berupaya membantu potensi perekonomian yang ada di desa wisata tersebut. Sehingga selain memiliki iman yang kokoh, tingkat kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat.

“Selain potensi wisata yang eksotis, kami juga berupaya mengembangkan sektor lainnya, seperti perikanan dan kelautan. Dalam kegiatan, kami melibatkan mahasiswa dari semua jurusan di UMK. Utamanya, yang berkaitan langsung dengan pengembangan mental spritual dan ekonomi warga Namu,” ujar Musadar kepada SultraKini.Com, Jumat (7/9/2018).

Sebagai langkah awal, keberadaan mahasiswa KKA termasuk dalam pembinaan terhadap warga melalui program yang dibawa oleh mahasiswa maupun kolaborasi dengan potensi di wilayah setempat.

“Perlu diketahui, program KKA ini hanya merupakan langkah untuk melakukan pembinaan,” ucap mantan Wakil Wali Kota Kendari itu.

Baca:   UMK akan Kirim 32 Mahasiswanya KKA di Luar Kota

Laporan: M. Yusuf
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan