Unik, Sudah Tahu Cinderamata untuk Pembalap MotoGP Mandalika 2022?

  • Bagikan
Pembalap Repsol Honda Team MotoGP Marc Marquez (kedua kiri) dengan motornya tiba untuk mengikuti parade di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/3/2022). Parade tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras Pemerintah dalam mempersiapkan pagelaran MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret 2022. (Foto: ANTARA Foto/Sigid Kurniawan/tom)

SULTRAKINI.COM: Balapan Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022 berlangsung Minggu (20 Maret 2022) pukul 14.00 Wita. Selain disiarkan langsung di sejumlah televisi nasional, sudah tahukah kamu apa cinderamata diberikan Pemerintah Indonesia bagi para pembalap tersebut?

Para pembalap MotoGP Mandalika 2022 diberikan cinderamata berupa bumbu Indonesia yang dikemas dalam kotak souvenir didesain khusus. Bahkan, Presiden RI, Joko Widodo menyerahkannya secara simbolis pada Minggu (20 Maret 2022).

Dijelaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, isi dalam kotak souvenir tersebut bervariasi, mulai dari bumbu rendang, bumbu soto, bumbu ayam, kerupuk, rempah seduh hingga varian kopi.

“Kita Berikan cinderamata itu khusus dengan isi bervariasi mulai dari bumbu rendang, bumbu soto, bubur ayam, kerupuk, rempah seduh hingga varian kopi,” ucapnya di Jakarta, Minggu (20 Maret 2022) dilansir dari InfoPublik.

Bumbu Indonesia dipilih sebagai souvenir pada MotoGP Mandalika 2022 dengan tujuan mempromosikan produk usaha mikro, kecil, menengah/industri kecil menengah lokal.

Selain itu, sebagai dukungan kepada para pelaku usaha bumbu dan kuliner Indonesia di bawah koordinasi Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI). Sebab perkumpulan ini menjadi mitra stategis pemerintah dalam mengangkat kuliner Indonesia melalui program Indonesia Spice Up the World (ISUTW) selama dua tahun terakhir.

Baca:   Hotel Horison Group Tempat Menginap Atlet Asian Games 2018

ISUTW merupakan program kolaboratif dari kementerian/lembaga, dunia usaha, akademisi, asosiasi, komunitas dan media untuk mempromosikan kuliner Indonesia ke pasar mancanegara dengan target nilai ekspor sebesar USD2 miliar, serta 4.000 restoran Indonesia di mancanegara pada 2024.

Target lainnya adalah mengangkat produk unggulan bumbu dan rempah-rempah merek lokal ke pasar global.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan