Usai Sebut CPNS 2021 akan Dites Wawancara, Kepala BKPP Mubar Minta Maaf

  • Bagikan
Kepala BKPP Mubar, La Ode Mahajaya. (Foto: Hasan Jufri/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Usai memberikan pernyataan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 diselipkan dengan tes wawancara, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Muna Barat, La Ode Mahajaya belakangan meminta maaf.

La Ode Mahajaya mengaku, tes wawancara seperti yang dikatakannya beberapa waktu lalu tidak menjadi syarat rekrutmen CPNS 2021 di wilayah Mubar. Pelamar nantinya hanya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dirinya mengaku keliru memberikan pernyataan ketika diwawancarai media.

“Saya mohon maaf, tak ada itu seleksi wawancara. Saya tidak baca berita itu karena saya lagi diperjalanan menuju Kendari. Saya kira waktu itu kita hanya diskusi-diskusi ringan. Saya benar-benar kaget dengan berita itu. Saya baru baca setelah saya ditelepon kiri-kanan oleh berbagai pihak,” ucapnya, Jumat (27/8/2021).

Apabila rekrutmen CPNS terdapat item seleksi tambahan, kata dia, akan diumumkan secara resmi melalui laman BKPP pada masing-masing peserta.

Di satu sisi, lanjutnya, rekrutmen CPNS 2021 di Mubar akan berjalan transparan.

“Saya benar-benar kaget dengan informasi yang sudah menjadi ‘bola liar’ di medsos. Sekali lagi tak ada tes tambahan wawancara. Saya mohon maaf,” ujar La Ode Mahajaya.

Sebelumnya Kepala BKPP Mubar memberikan pernyataan bahwa rekrutmen CPNS 2021 akan diselipkan tes wawancara, selain SKD dan SKB. Tujuannya untuk menguji integritas dan loyalitas pelamar jika nantinya menjadi abdi negara. (C)

Baca:   Doa Bersama, Wali Kota Kendari Kecam Tindakan Zionis Israel Terhadap Palestina

(Baca: BKPP Mubar Siapkan Sesi Wawancara pada Tes CPNS 2021)

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan