Usulan Pemda Koltim di BNPB Pusat Direspon Positif

  • Bagikan
Bupati Koltim, Andi Merya Nur (kedua dari kiri) bersama Kepala BPBD Koltim Anzarullah bertemu Kepala BNPB pusat, Letjen TNI Ganip Warsito (tengah), di Jakarta, (Foto: Ist)
Bupati Koltim, Andi Merya Nur (kedua dari kiri) bersama Kepala BPBD Koltim Anzarullah bertemu Kepala BNPB pusat, Letjen TNI Ganip Warsito (tengah), di Jakarta, (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, tahun ini mengusulkan bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) pascabencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

Usulan tersebut sudah mendapatkan respon dan kepastian positif setelah Bupati Koltim Andi Merya Nur  bersama Kepala BPBD Koltim  Anzarullah berkunjung di Kantor BNPB pusat dan bertemu langsung Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito, Sabtu (11 September 2021).

Atas usulan bantuan ini, Pemda Koltim akan lebih maksimal dalam menangani dan menanggulangi setiap bencana yang terjadi, maupun penanganan sebelum bencana.

Anzarullah mengatakan, usulan bantuan ini meliputi pembiayaan untuk pengurusan kebencanaan daerah, kondisi peralatan pertolongan yang sudah tidak layak pakai karena usia barang, dan berkenaan strategi perencanaan kebencanaan kedaruratan dan pasca bencana pada rehabiltasi dan rekonstruksi.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Semuanya (usulan) Bapak Kepala BNPB sangat mengapresiasi dan memerintahkan semua deputi untuk mewujudkan kebutuhan Koltim itu. Program ini adalah wujud visi misi SBM  yang diupayakan bupati untuk mewujudkan Koltim sejahtera bersama masyarakat,” ungkap Anzarullah.

Dia meminta, agar seluruh masyarakat untuk terus mendoakan, semoga usaha bupati tersebut ingin Koltim dapat terfasilitasi atas masalah bencana alam yang selalu terjadi setiap tahun dapat terwujud dan diselesaikan.

Baca:   RSUD Wakatobi Kembali Jalin Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

“Semoga dengan bantuan yang ada itu masalah-masalah lingkungan kita bisa kita minimalisir, seperti penanganan banjir, tanah longsor, angin puting beliung, karhutla, dan kekeringan,” harapnya. (C)

Laporan: Hasrianty
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan