Visi dan Misi Paslon Awali Debat Perdana Capres-Cawapres

  • Bagikan
Capres-cawapres RI. (Foto: Tribunnews.com)
Capres-cawapres RI. (Foto: Tribunnews.com)

SULTRAKINI.COM: Debat perdana calon presiden dan calon wakil persiden RI membahas empat tema, Kamis (17/1/2019) malam. Jalannya debat dua paslon akan dipandu dua moderator, yakni Ira Koesno dan Imam Priyono.

Pasangan nomor 2, Prabowo-Sandi datang lebih dulu di lokasi debat. Kedua kompak mengenakan jas dan peci berwarna hitam. Sementara paslon nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf tiba belakangan di dampingi istri. Keduanya nampak mengenakan pakaian berwarna putih.

Empat tema debat akan mengisi acara di salah satu hotel di Jakarta itu, di antaranya hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Di awal acara, masing-masing paslon akan memaparkan visi dan misi untuk Indonesia di lima tahun kedepan.

Ketua KPU RI, Arief Budiman, mengatakan debat capres-cawapres tidak hanya penting dan strategis tetapi juga bagi pemilih yang berdaulat sebagai salah satu referensi penting saat menyalurkan hak pilihnya.

“Berdebat itu biasa perbedaan pendapat itu keniscayaan,” ujar Arif dalam sambutannya, Kamis (17/1/2019).

Berikut visi dan misi masing-masing paslon diutarakan dengan durasi 3 menit.

Jokowi-Ma’ruf
– Visi: Indonesia Maju.

Paslon ini menawarkan optimisme dan masa depan Indonesia yang berkeadilan melalui penegakkan hukum dan HAM dengan baik.

Bukan hanya hak sipil dan hak politik menjadi fokus kerja, tetapi pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan hak budaya menjadi pilihan untuk kemajuan Indonesia. Misalnya, pemenuhan akses segala sektor kehidupan.

Baca:   26 Juli, Sidang Sengketa Pilkada Sultra Dimulai

“Memang kita masih memiliki beban pelanggaran HAM berat masa lalu. Tidak mudah menyelesaikannya karena masalah kompeksitas hukum, masalah pembuktian, dan waktu yang terlalu jauh. Tetapi kami tetap berkomitmen menyesaikan masalah HAM ini,” ujar Jokowi.

Jaminan hak-hak tersebut, yakni sistem hukum yang adil dan penegakkan supermasi hukum yang baik. Hal itu dilakukan dengan reformasi kelembagaan dan penguatan sistem manajemen hukum dan budaya, taat hukum yang harus diperbaiki.

Begitu juga dalam penegakkan hukum. Lewat paslon ini, hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Seperti pemberantasan korupsi melalui perbaikan sistem pemerintahan, serta bekerja sama dengan KPK, sinergitas KPK dengan kejaksaan dan kepolisian.

“Dan terakhir kita tetap harus waspada terhadap ancaman terorisme melalui pendekatan hukum,” sambungnya.

Prabowo-Sandi
– Visi: Indonesia Menang.

Menang yang dimaksud adalah pihaknya merasa ada indikator menunjukkan Indonesia berada di kondisi tidak menguntungkan.

Paslon ini akan menyelesaikan permasalahan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme dari muaranya.

“Muara masalahnya, kita harus cukup uang untuk harus menjamin kualitas hidup semua petugas yang berwenang mengambil keputusan sehingga tidak korupsi, ini strategi kami,” terang Prabowo.

Langkah mengatasi empat aspek itu, misalnya mengkaji persoalan hukum dari para penengak hukum agar tidak terpengaruh untuk korupsi.

Baca:   Pleno KPUD Koltim: Prabowo-Sandi 39.948 Suara, Jokowi-Ma'ruf

Selain itu, lembaga juga dipastikan bersih, sehingga memudahkan dalam penegakkan keadilan, keamanan, dan kemakmuran masyarakat.

“Kita harus menguasai sumber-sumber ekonomi bangsa Indonesia, itu strategi utama kita. Insya Allah kita tegakkan hukum, pastikan tidak ada lagi korupsi, kita pastikan Indonesia jaya,” tambah paslon ini.

Editor: Sarini Ido

  • Bagikan