Wakil Bupati Konawe: Kita Butuh Orang Sedikit Tanya, Banyak Kerja

  • Bagikan
Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara. (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)
Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara. (Foto: Mas Jaya/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWEWakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara memimpin Coffee Morning bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pendopo kantor kabupaten, Senin (8/10/2018).

Dalam acara nuansa santai tersebut, Gusli menyampaikan, tujuan utama dari pelaksanaan coffee morning untuk memupuk tali silaturahmi antara pemimpin daerah dan kepala-kepala OPD. Dengan begitu, diharapkan setiap permasalahan yang ada di OPD bisa disampaikan dan disolusikan pada acara tersebut.

loker wartawan sultrakini

“Kita ingin menyelesaikan masalah dengan tuntas dan menghadirkan solusinya. Beginilah sistem budaya Kalosara yang akan kita terapkan dalam pemerintahan ini,” ujarnya membuka dialog.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu berpesan pengelolaan birokrasi di Konawe jangan kaku. OPD yang ada harus mampu berpikir cepat dan dan bertindak tepat.

“Mana bisa maju kita kalau masih tegang. Pilkada sudah selesai. Mari tunjukan kinerja,” tegasnya.

Gusli menambahkan, perangkat-perangkat OPD jangan menjadi orang-orang tipe X. Tipe orang yang banyak tanya dan ketika diberikan perintah dan arahan susah dicerna.

“Kita harus menjadi orang bertipe Y, yang sedikit bertanya dan langsung action. Tinggalkan gaya lama kita dalam mengurus birokrasi ini,” jelasnya.

Sesuai amanat dari Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa lanjut Gusli, tahun depan seluruh kinerja OPD akan diumumkan lewat media. Supaya bisa dilihat siapa yang benar-benar bekerja dan siapa yang tidak.

Baca:   Berantas Kemiskinan, Pemda Konawe Luncurkan Aplikasi SIP KSK GTS

“Yang berprestasi kita kasih reward (keuntungan) dan yang lalai kita kasih punishment (hukuman). Biar semua terukur. Supaya kalau ada mutasi, tidak perlu ada yang tanya alasannya kenapa dimutasi,” pungkasnya. (adv)

Laporan: Mas Jaya
Editor: Sarini Ido

loker marketing sultrakini
  • Bagikan