Walaupun Pemda Tidak Berikan Anggaran, KONI Wakatobi Tetap Gelar Turnamen Futsal

  • Bagikan
Foto bersama Ketua KONI Wakatobi Hamirrudin di dampingi Wakil Ketua DPRD Wakatobi La Ode Nasrullah, Ketua fraksi Golkar Muh. Ali, Ketua Bapimperda DPRD Wakatobi Badalan, dan Anggota DPRD Wakatobi Safia Wualo dengan para pesepak bola. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Pemerintah Daerah (Pemda) Wakatobi, Sulawesi Tenggara kembali tidak memberikan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Wakatobi pada 2022.

Walaupun tidak ada anggaran, pihak KONI Wakatobi tetap melakukan pembinaan dan memajukan olahraga di wilayah setempat.

Di awal 2022 KONI misalnya, pihaknya bekerja sama dengan Bank Sultra, Arta group, Laroka Manajemen, dan Al Sudais untuk menggelar turnamen King Cup I Futsal di Pulau Tomia.

Setidaknya 26 klub futsal bertarung di laga yang berlangsung 17-26 Juli 2022. Bahkan ada beberapa klub berasal dari Pulau Wangi-wangi turut meramaikan pesta olahraga ini.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Ketua KONI Wakatobi Hamiruddin di dampingi oleh Wakil Ketua DPRD Wakatobi La Ode Nasrullah, Ketua fraksi Golkar Muh. Ali, Ketua Bapimperda DPRD Wakatobi Badalan, dan anggota DPRD Wakatobi Safia Wualo turut menghadiri dan menyaksikan langsung turnamen tersebut.

Menurut Hamiruddin, tanpa anggaran, pembinaan, dan pelatihan atlet akan berat namun hal ini tidak akan menjadi halangan untuk KONI berdiam diri.

“Jangan hanya gara-gara Pemda tidak berikan membiayai olahraga kita harus menyerahkan dan pasrah, masih ada jalan lain agar kita tetap membina dan melatih anak-anak kita untuk tetap berprestasi,” ucap Ketua DPRD Wakatobi itu, Senin (24 Januari 2021).

Baca:   Pelamar CPNS di Wakatobi Capai 3.093 Orang

Saat ditanya menyangkut tidak adanya anggaran untuk KONI Wakatobi, Hamiruddin mengaku tidak mengetahui pasti alasannya, mengenai persoalan struktur kepengurusan KONI ia telah berkonsultasi ke KONI pusat bahkan Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan tidak ada masalah.

Dirinya meminta semua atlet bukan saja pesepak bola agar tetap semangat berolahraga walaupun tanpa anggaran dari Pemda Wakatobi karena ia akan selalu berusaha membuat yang terbaik untuk dunia olahraga Wakatobi.

Penggagas turnamen King Cup I sekaligus Ketua Komisi I DPRD Wakatobi Arman Alini mengatakan harusnya kegiatan seperti ini didukung oleh Pemda Wakatobi karena akan melahirkan atlet baru untuk Wakatobi.

Ketua panitia turnamen King Cup I Maman Asfiadi menilai ajang ini berdampak baik untuk perekonomian masyarakat Tomia khusus di sekitar Lapangan Kebangkitan Kecamatan Tomia Timur. Kata dia, perputaran uang dalam sehari lebih dari Rp 10 juta. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan