Wali Kota Baubau Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Bataraguru

  • Bagikan
Wali Kota Baubau, AS Tamrin, saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Bataraguru, Senin (17/6/2019) (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM).
Wali Kota Baubau, AS Tamrin, saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Bataraguru, Senin (17/6/2019) (Foto: Aisyah Welina/SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: BAUBAUWali Kota Baubau, A.S Tamrin bersama Dinas sosial, BNPB, Basarnas,
dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Baubau memberi bantuan kepada 26 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di RT 3, RW 6,  Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio pada Minggu (16/6/2019).

Bantuan berupa berupa sembako, pakaian dan perlengkapan sekolah tersebut diserahkan lansung oleh Wali Kota Baubau kepada korban kebakaran, Senin (17/6/2019) sekira pukul 11.30 Wita.

Lurah Bataraguru, Junaiddin, mengatakan akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
“Berdasarkan laporan yang kami terima itu 6 rumah terbakar, 2 bentor dan 1 motor ikut terbakar, juga ada warga yang mengeluh kehilangan hingga 200 gram emas dan sejumlah uang, sehingga untuk total kerugian akibat kebakaran ditaksir diperkirakan Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar,” terang Junaiddin kepada awak media, (17/6/2019).

Junaiddin menambahkan untuk korban kebakaran yang kehilangan ijazahnya dan dokumen penting lainnya agar mengurus surat keterangan bencana kebakaran.

“Kami sudah koordinasi dengan capil dan dinas terkait agar korban dapat mengurus surat keterangan terkena bencana kebakaran sehingga dapat diproses (Ijazah dan dokumen penting lainnya), makanya kami arahkan warga agar segera mengurusnya,” ucapnya

Wali Kota Baubau, AS Tamrin, berharap dengan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi korban kebakaran.  Dan musibah tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat.

Baca:   Lalu Lintas Perikanan di Baubau Menurun Sepanjang 2020

“Diharapkan agar korban tidak larut dalam kekecewaan akibat kebakaran, dan ini menjadi pelajaran bagi kita agar lebih teliti dan berhati-hati, misalnya kalau keluar rumah pastikan kompor telah mati, listrik dipastikan dalam keadaan aman untuk ditinggalkan,” ujarnya.

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan