Warga Pasarwajo Meriahkan Lomba Pesona “Koli-Koli” Tradisional

  • Bagikan
Peserta lomba 'Koli-koli' tradisional saat beraksi di PPI, Pasarwajo, Buton, Sultra, Jumat (24/8/2018). (Foto: La Ode Ali/SULTRAKINI.COM)
Peserta lomba 'Koli-koli' tradisional saat beraksi di PPI, Pasarwajo, Buton, Sultra, Jumat (24/8/2018). (Foto: La Ode Ali/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Dalam rangka memeriahkan Festival Budaya Tua Buton, sebanyak 47 warga Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mengikuti lomba pesona ‘Koli-koli’ tradisional yang dipusatkan di pelelangan ikan (PPI) Kelurahan Wagola, Pasarwajo, Jumat (24/8/2018).

Koordinator Lomba, Amrin Azis, mengatakan kegiatan tersebut untuk mengingatkan zaman dahulu di Kabupaten Buton, khususnya masyarakat di daerah pesisir bekerja sebagai nelayan.

loker wartawan sultrakini

“Dan ini untuk memberi semangat kepada para nelayan, khususnya pemburu ikan cakalang dan balagi,” kata Amrin di lokasi kegiatan.

Selain itu, lomba juga sebagai bentuk penghargaan bagi para nelayan di seluruh kecamatan di wilayah penghasil aspal tersebut.

“Dengan ini kan mereka merasa dihargai dan semakin menimbulkan percaya diri mereka,” ucap Amrin.

lomba pesona ‘Koli-koli’ terdiri dari peserta tunggal putra putri dan peserta pasangan laki-laki dan perempuan dengan panjang lintasan 200 meter pergi- pulang. Hadiah bagi juara 1 putra maupun putri Rp3 juta, juara 2 Rp2,5 juta, dan juara 3 sebesar Rp2 juta. Sedangkan peserta pasangan juara 1 sebesar Rp5 juta.

“Selain lomba pesona Koli-koli itu, ada juga lomba perahu hias,” jelas Amrin.

Dia berharap, adanya kegiatan tersebut, semakin membangkitkan dan membuat para nelayan di Kabupaten Buton lebih giat lagi dalam melakukan aktivitasnya sebagai menangkap ikan.

Baca:   Pj Gubernur Sultra Terima Keluhan Warga Lewat Medsos

“Sebenarnya ini kita undang semua kecamatan, tapi yang sempat hadir hanya warga Kecamatan Pasarwajo,” terangnya.

Pantauan Sultrakini.com, hingga berita ini dirilis, lomba sementara berlangsung.

Laporan: La Ode Ali
Editor: Sarini Ido

loker marketing sultrakini
  • Bagikan