SULTRAKINI.COM: KENDARI-Kemerdekaan merupakan warisan hasil darah, keringat, dan air mata dari para pelopor serta pendiri bangsa. Mereka berjuang dan bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyambut perayaan HUT ke-80 RI dengan membersihkan lingkungan. Menurut Presiden Prabowo Subianto, ini merupakan salah satu langkah untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dengan sukacita.
“Bersihkan lingkungan masing-masing, hilangkan sampah, buatlah lingkungan kita indah, bersih, asri, dengan membuang sampah pada tempatnya,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Geliat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 mulai terlihat di seluruh pelosok negeri. Dari tingkat RT hingga pemerintahan, berbagai aktivitas digelar untuk menyemarakkan peringatan ini.
Seperti halnya di Jalan Abdullah Silondae, RT 11 RW 08, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, warganya telah sibuk menggelar aksi nyata bergotong royong membersihkan lingkungan dengan membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang disediakan oleh Pemerintah Kota Kendari.
Dengan upaya tersebut, warga mendukung program Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan untuk mewujudkan kota yang lebih bersih dan sehat. Warga juga berharap agar Tempat Pembuangan Sampah tersedia di setiap RT dan ruang publik, guna memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya.
Hal ini selaras dengan tagline “Kendari BerGeRAK”, yang merupakan singkatan dari “Kendari Bersih, Gesit, Ramah, Asri, Kondusif.” Selain itu, terdapat pula slogan “Kendari Kompak” yang menekankan pentingnya kekompakan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Makna ini sejalan dengan logo HUT ke-80 RI yang terdiri atas angka 8 dan 0 yang membentuk simbol infinity. Simbol ini melambangkan gerak maju yang tidak terbatas dan menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kejujuran, serta kebersihan yang berkesinambungan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.












