Watu Kapala, Destinasi Wisata di Wakatobi Dipercaya dari Fosil Kapal Karam

  • Bagikan
Watu Kapal di Desa Liya Wakatobi (Foto: disparsultra.id) 
Watu Kapal di Desa Liya Wakatobi (Foto: disparsultra.id) 

SULTRAKINI.COM: Pernahkah kamu mendengar Watu Kapala? Ini adalah salah satu objek wisata di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang menyimpan cerita mistis di balik namanya.

Dilansir dari laman Dispar Sultra, Watu Kapala dipercaya warga Desa Liya sebagai Watu Kapala Tosore artinya kapal karam menjadi batu dan berada di tengah ribuan fosil karang di padang rumput dataran rendah antara perbukitan Desa Wungka dan Liya, Pulau Wangi-Wangi.

Destinasi wisata ini tepatnya berada di Pulau Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi. Tempat ini seperti bukit memanjang yang ditumbuhi rumput ilalang. Tetapi jika diperhatikan bagian belakang bukit ini memang seperti buritan kapal.

Tampak depan hanya seperti bukit dengan tumpukan batu-batu karang. Sementara bagian haluan dan buritan berada di wilayah adat Mandati. Bagian yang disebut Danda atau Tali Sauh kapal dari lambung arah buritan kanan berada di wilayah adat Liya.

Posisinya terletak di atas bukit yang menyimpan keindahan tersendiri tak heran bukit ini menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika berada di Pulau wangi-wangi.

Akses menuju lokasi wisata Watu Kapala, butuh waktu sekitar 10 menit dari Desa Liya atau Desa Mandate yang berjarak sekitar empat kilometer.

Di tempat ini wisatawan bisa melihat fosil terumbu karang, hingga kima raksasa yang masih utuh. Proses endogen, pergerakan lempeng bumi membuat dasar laut naik disusul proses eksogen. Angin, ombak, arus, menyusun koloni terumbu karang yang muncul di tepi batu. Proses ini mengangkat komposisi itu menjadi pulau-pulau.

Baca:   Budaya Jabar, Jugala Bandung Gelar Sanglingan Bentang Jaipong

Laporan: Tian
Editor: Hasrul Tamri
n

  • Bagikan