Aneh, SPBU Pondidaha Prioritaskan Pengisian Jerigen

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Pengisian BBM di SPBU Pondidaha Kabupaten Konawe kerap melanggar. Di sana, melihat orang-orang antrian dengan menenteng jeringen, sudah menjadi pemandangan biasa. Padahal pengisian jerigen itu dilarang.

Pantauan SULTRAKINI.COM, Rabu (15/02/2017) sekira pukul 09.30 Wita tampak terjadi antrian di stasiun bagian belakang SPBU. Rata-rata pengantri motor yang antri di mesin pompa tersebut tampak menenteng jerigen lima liter. Ada yang membawa dua dan ada juga yang membawa hingga empat buah. Selain jerigen, motor dengan ukurantangki besar pun turut meramaikan antrian. Parahnya, pembawa jerigen justru diprioritaskan saat melakukan pengisian oleh petugas SPBU. 

“Kalian yang tidak membawa jerigen, pindah ke sana saja. Biar yang pakai jerigen yang di sini,” ujarnya sambil penunjuk dispenser kosong yang biasanya dipakai untuk melayani kendaraan roda empat.  

Aksi itu pun membuat warga yang mengantri pada mengeluh. Ada yang bilang, kalau tempat antriannya itu (stasiun bagian belakang) diperuntukan bagi pengendara bermotor. Bukan kepada mereka yang pakai jerigen. 

“Maunya yang pakai jerigen saja yang antrian di tempatnya pengisian mobil itu. Kalau di sini bikin lama menunggu, karena jerigennya banyak,” ujar salah seorang pengendara motor dengan kesal.

Saat SULTRAKINI.COM bertanya kepada petugas setempat, dengan entengnya di jawab tidak apa-apa kalau jerigen lime liter. Saat diberitahu kalau perbuatannya itu melanggar, ia justru menimpali dengan sinis. “Dari pada mereka pergi mencuri,” timpalnya.

Sementara itu, kepada pengantri yang menggunakan jerigen SULTRAKINI.COM juga bertanya, untuk keperluan apa premium itu. Anak muda berbaju putih tersebut menjawab, untuk dijual kembali lagi. Ia juga mengaku, dalam sehari kerap melakukan antrian hingga beberapa kali dalam sehari. 

Pantauan SULTRAKINI.COM sehari sebelumnya (14/02/2017), di SPBU Wawotobi dan Unaaha tampak terjadi kelangkaan. Kedua SPBU itu, sekira pukul 09.30 Wita tampak tidak melakukan pelayanan atau tutup. Sementara, penjual premium eceran di sekitar SPBU justru masih memiliki stok yang banyak. 

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.