Desember Ceria

Desember Ceria

Inton Sarlis Soniangka
Dua rembulan telah tertutupi
Menunggumu di bawah purnama
Mengenyam doa-doa dari kasihku
Meminta siramilah aku dengan airmatamu.

Engkau masih berselimut dengan surya
Memberi hitam di dalam kerinduan
gelisah mulai tumbuh pada tanah gersang
Petani menelan janji-janji sucimu
Kembalilah padaku, biarkan aku berenang-renang di lautan amarahmu

yamaha

Di akhir duniaku engkau menjemput dengan menukik atap-atapku
Memberi senyum pada insan kerinduan
Menetaskan gelisah yang sudah terpendam
Kau rangkul aku dengan airmatamu
Basah di ujung matamu menjadi kekasih.
Kau kibarkan sayap hitam
Matamu akan leleh di atas kepala
Menghapus jejak kaki
Desember mulai merintih
Mencuci debu-debu suci
Aku di sini menelan bahagia.
Karena rindu mulai mengambang
Di atas airmatamu

Kandang Anoa, 2 Desember 2015


Inton Sarlis Soniangka nama dari buah pena Laskar Sastra. Lahir di Siompu Barat pada tanggal 4 Februari 1995. Putra kelima dari bapak La Alisa dan Ny. Wa Salbia. Masuk di Universitas Halu Oleo (UHO) pada tahun 2013 tepatnya di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya. Ia belajar menulis puisi di Rumah Andakara dan di Laskar Sastra. Sekarang ia menjabat sebagai anggota Divisi Teaterikal di Laskar Sastra.

Redaksi SULTRAKINI.COM menerima kiriman karya sastra (puisi, cerpen, essai, dll) dari pembaca untuk dimuat dalam kanal Edukasi-Sastra. Setiap pekan akan dikoreksi oleh para kurator Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara serta penyair dan penulis handal Sultra. Karya dapat dikirimkan melalui email: [email protected] dengan melampirkan identitas jelas.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.