Diduga Tersambar Petir, Daeng Tewas di Sawahnya

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Nasib naas menimpa Daeng Abu, warga Desa Lalonggowuna Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe. Pria berusia 52 tahun itu, ditemukan sudah tidak bernyawa di area persawahan miliknya, Rabu malam (30/3). Kuat dugaan kalau pria tersebut tewas tersambar petir.

 

Kabar Tewasnya Daeng Abu, diketahui setelah Nurwati, isteri korban, menaruh curiga terhadap suaminya yang terlambat ke rumah. Kata wanita berusia 39 tahun itu, biasanya suaminya sudah pulang ke rumah pada pukul 19.00 WITA. Namun, setelah waktu menunjukan pukul 19.30 WITA, korban belum muncul juga. Hal itu membuat Nurwati merasa khawatir.

 

Wanita itu pun berinisiatif untuk pergi mengecek suaminya ke sawah. Ia mengajak anak dan salah seorang kerabatnya. Sesampainya di lokasi, mereka dikagetkan dengan kondisi Daeng Abu yang telah terbujur kaku.

 

Menurut pengakuan Nurwati, saat ditemukan, posisi jasad suaminya dalam keadaan duduk di atas tanah dengan kaki telungkup. Di tangan korban masih memegang bibit sawah.

yamaha

 

\”Melihat suami saya dalam kondisi seperti itu, kami langsung melapor ke Polsek Tongauna,\” tuturnya.

 

Pihak Polsek yang mendapat kabar, segera turun ke lokasi ditemukannya mayat. Jasad Daeng Abu pun segera diefakuasi ke rumahnya Berdasarkan pemeriksaan sementara, Daeng Abu tewas tersambar petir.

 

\”Korban telah diperiksa pihak medis. Di bagian dada sampai leher korban terdapat luka bakar seperti bekas sengatan listrik. Sehingga, kuat dugaan kalau korban tewas akibat tersambar petir,\” ungkap Kapolsek Tongauna, Iptu Muh. Alimin

 

Editor : Taufik Qurahman 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.