SULTRAKINI.COM: KENDARI - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Pendidikan Luar Biasa (PLB) Bandung, mengadakan post test pengembangan keprofesian berkelanjutan guru tahap pertama bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Kendari yang berlangsung di SMPN 1 Kendari, Jumat (2/11/2017).

Kompetensi Guru TK Kendari Diuji di PKBG 2017
Peserta uji kompetensi PKBG saat mengikuti ujian di laboratorium komputer SMPN 1 Kendari, Jumat (3/11/2017). (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Tes kompetensi diikuti 249 guru taman kanak-kanak dari Kecamatan Wuawua, Mandonga, Kadia, Puuwatu, Baruga, dan Kecamatan Poasia mulai 3-6 November mendatang. Peserta tes merupakan guru yang pernah mengikuti UKG 2015 dan sifatnya wajib untuk menjadi peserta PKBG 2017. Sebab, ujian ini tahapan terakhir dari semua tahapan ujian.

Panitia Pelaksana Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru (PKBG) tingkat daerah, Yulyatty Bian mengatakan tes dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi guru dari segi profesionalitas, pedagogi atau ilmu seni, sosial, dan kompetensi pribadi para guru.

"Sebelum pelaksanaan post test PKGB ini, kami telah melaksanakan kegiatan pembelajaran selama 13 hari, dengan berbagai tahapan. Pertama, peserta diberikan penguatan tentang modul-modul, tahapan kedua peserta diberi tugas mandiri untuk dikerjakan selama 10 hari. Setelah itu, peserta dikumpul kembali untuk mempresentasekan semua tugas yang dikerjakan secara mandiri," jelas Yulyatty di lokasi ujian laboratorium komputer SMPN 1 Kendari, Jumat (3/11/2017).

"Untuk pelaksanaan PKBG gelombang kedua, setelah gelombang pertama selesai," kata Yulyatty.

Pihaknya berharap, peserta PKBG 2017 bisa menopang pendidikan para siswa di sekolah demi meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Kota Kendari.


Laporan: Hasrul Tamrin

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations