Iklan Clarion

Pelatihan Teknis Desa di Buteng Telan Anggaran Hampir 1 Miliar Rupiah

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara menghabiskan anggaran hampir Rp 1 miliar untuk menggelar pelatihan bertemakan “Peningkatan Kapasitas Pelaksana Teknis Desa” di salah satu hotel di Kota Baubau beberapa waktu lalu.

Hal ini ditandai, dengan membludaknya jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, yakni lebih dari 900 orang dan masing-masing berkontribusi Rp 1 juta perorangnya melalui Dana Desa (DD).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Buteng, Arsidik Patola mengatakan peserta tersebut berasal dari 76 desa di Kabupaten Buteng yang telah dipersiapkan oleh masing-masing desa sesuai dengan anggran yang telah mereka persiapkan.

“Secara keseluruhan yang mendaftar itu sekitar 900 lebih, dengan kontribusi masing-masing orang satu juta,” kata Arsidik kepada SultraKini.Com di ruang kerjanya, Jumat (15/12/2017).

Menurut Arsidik, tujuh hari, tujuh kegiatan yang diikuti oleh para teknisi desa ini telah diprogramkan langsung oleh masing-masing desa yang termuat dalam APBDes dan penganggarannya melalui DD.

“Jadi satu macam kegiatan ini dilakukan satu hari. Dan ini kami anggap sukses, karena pelaksanaanya sudah tepat sasaran dan sesuai yang termuat dalam APBdes,” tambahnya

Sementara dari pendamping desa yang tidak mau disebutkan namanya, melihat kegiatan tersebut tidak terlalu maksimal, sebab banyaknya peserta yang ikut dalam satu kali pelatihan. Selain itu, kata dia, fasilitas kamar yang disiapkan oleh panitia yang harusnya dihuni dua orang per kamar, namun dipaksakan lima hingga tujuh orang per kamar.

“Sedikit saja sudah banyak yang main-main, apalagi kalau banyak begitu, saya yakin banyak yang main-main dalam kegiatan itu. Jadi memang kegiatan ini terkesan sedikit dipaksakan,” ujarnya.

Untuk diketahui, tujuh pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Buteng, yakni PTPKD, RPJMDes, APBDes, TPK, RKPDes, Bumdes dan KPMD mulai 4 -11 Desember 2017.

Laporan: Ali Tidar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.