SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahuddin menandatangani Surat Keputusan secara kolektif sebagai syarat pencairan dana senilai lebih dari Rp 1,9 miliar. Dana nantinya diberikan untuk honor sekitar 900 Guru Tidak Tetap (GTT) di wilayah setempat.

Takut Fiktif, Penerimaan Honor GTT Buteng akan Disaksikan Bupati
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah, Hasan Tali (Foto: Ali Tidar/SULTRAKINI.COM)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buteng, Hasan Tali mengatakan pihaknya sedang menindaklanjuti SK tersebut. "Ini saya mau pergi di kantor untuk menyelesaikan itu, karena kalau cuma SK kepala sekolah pihak keuangan tidak berani mengeluarkan uang, kecuali harus ada SK Bupati sendiri baru bisa dikeluarkan," kata Hasan dikonfirmasi SultraKini.Com, Jumat (22/12/2017).

Pemberian honor GTT akan melibatkan Bupati guna menghindari adanya data fiktif penerima tersebut. "Jadi yang menerima honor ini harus orangnya memang tidak boleh diwakili, karena pak Bupati akan cek langsung," jelas Hasan.

Menurut dia, jumah GTT di Buteng terdata ribuan orang. Namun hasil verifikasi oleh pihaknya tersisa sekitar 900 an orang.

"Salah satunya belum memenuhi standar pengabdian seorang guru, yakni dengan melihat lama mengajarnya sama di sekolah tersebut, yakni minimal tujuh bulan dia mengabdi disitu. Kalau kurang dari itu, kami belum bisa menerimakannya," terang Hasan.


Laporan: Ali Tidar

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations