Disebut Warganya Korban Bom Makassar Lurah Tahoa Membantah

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Korban bom rakitan yang meledak di kota Makassar beberapa jam lalu sempat menghebohkan warga Kolaka. Pasalnya salah satu korban yang bernama Accong disebut-sebut sebagai warga Kota Kolaka, Kelurahan Tahoa.

 

Namun setelah dikonfirmasi, Lurah Tahoa, Asmadi Samad mengetakan jika didaerahnya tidak ada warga dewasa yang bernama Accong. \”Kami sudah cek kesetiap lingkungan bahkan membongkar arsip di kantor Kelurahan. Tapi tidak ada warga dewasa yang bernama Accong. Tolong diperjelas dulu nama lengkapnya siapa dan di kelurahan mana dia tinggal,\” katanya, Rabu (18/05/2016).

 

Dia juga menambahkan pencarian warga atas nama tersebut dilakukan sejak malam hari. \”Mulai dari tadi malam kami mencari bahkan ditemani sama aparat. Pagi tadi juga kami mengumumkan kepada warga kalau ada keluarganya nama seperti itu atau ada yang merasa kehilangan keluarga. Tapi jawab mereka tetap tidak ada,\” tambahnya.

 

Dia dan sejumlah aparat keamanan masih terus menelusuri dugaan tersebut. \”Tetap kami telusuri jangan sampai ada nama lainnya. Atau pernah tinggal dirumah keluarganya di keluarahan ini,\” tegasnya.

 

\”Ini harus betul-betul dipastikan sebab walaupun bom rakitan tapi daya ledaknya besar. Info dari Makassar dikatakan, ditempat kejadian ada detenator ditemukan. Antisipasi jangan sampai jaringan teroris. Maka begitu diinfokan kalau dia warga Kelurahan Tahoa kami segera bergerak untuk mendeteksi,\” cetusnya.

 

Kepala Satuan Reskrim Polres Kolaka, AKP Denis Arya Putra yang dikonfirmasi membenarkan info tersebut. Tapi kata dia saat ini Polisi tengah mendalami informasi tersebut. \”Masih kami selidiki. Begitu ada informasi yang jelas segera kami sampaikan,\” katanya melalui pesan singkat.

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya jika salah satu dari dua korban bom rakitan tersebut berasal dari Kota Kolaka. Kini para korban masih dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Makassar.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.