Dua Tahun Digudangkan, 600 Ton Raskin Baru Akan Disebar

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Kualitas beras untuk warga miskin (Raskin) terus saja dikeluhkan masyarakat penerimanya. Seolah warga miskin bangsa ini tidak layak mengkonsumsi beras dengan kualitas bagus.Bagaimana tidak, beras yang disalurkan dengan harga murah itu berhama, bau, kekuningan, bahkan ada yang tidak layak konsumsi. Rupanya, penyebabnya adalah stok Raskin disimpan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) hingga bertahun-tahun.Seperti halnya di Kabupaten Wakatobi, sebanyak 600 ton raskin tahun 2014 lalu disimpan di gudang Bulog wilayah Wakatobi. Baru tahun ini akan distribusi kepada masyarakat.Kepala Gudang Bulog Wilayah Wakatobi, La Ode Safarudin membenarkan hal itu. Namun, menurutnya beras tersebut sudah dibersihkan dari hama. Sebab ia tidak ingin keluhan masyarakat tahun lalu terkait hama dan kualitasnya beras yang tidak baik terulang kembali.“Kita sudah pisahkan yang mana beras berhama dan tidak. Kalau yang berhama sudah kita buang. Yang tidak dan masih layak dikonsumsi kita campur dengan beras baru yang kita terima dari Baubau untuk tahun ini. Untuk stok tahun lalu di gudang masih tersimpan 600 ton,” jelasnya, Jumat (12/2/2016).Kata dia, Raskin tersebut akan disebar pada semua desa/kelurahan pada bulan Maret ini. Namun, dari tim Raskin Pemda Wakatobi hingga sejauh ini belum melakukan pemantauan gudang terkait beras yang akan di distribusi.“Biasanya sebelum raskin didistribusikan ke desa-desa dan kelurahan tim pemantau Raskin dari Pemda datang melakukan pemeriksaan apakah layak atau tidak, itu tergantung dari hasil pemeriksaan di gudang. Tapi, saya jamin Raskin tahun ini sudah tidak berhama dan sudah layak konsumsi,” ucapnya.Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.