Soal Lantik Orang Meninggal, BKD Buteng Sebut Kesalahan Teknis

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Pelantikan dan pengukuhan yang telah dilakukan pada tanggal 7 April 2017 lalu, dihebohkan dengan sejumlah nama-nama yang telah meninggal dunia salah satu nama, yaitu Edi Sarjono, Seorang Pegawai Perhubungan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buton Tengah, Nurlia Husuni saat dikonfirmasi di Sekretariat Daerah membenarkan hal tersebut serta menjelaskan bahwa kejadian itu adalah kesalahan teknis belaka.

“Nama-nama rekomendasi pada tanggal 4 April 2017 dengan nomor 800/1708 tahun 2017 itu kan diketik langsung di aplikasi BKD. Dan saat di print (mencetak) mati lampu dan saya membawa langsung ke sekretariat daerah untuk di print di sini, jadi saya tidak sempat memeriksa nama-nama itu karena langsung dibawah ke tempat pelantikan,” jelasnya dengan rasa menyesal, Rabu (3/5/2017).

Sehingga hal ini lanjut Nurlia, terpaksa pihaknya menulis ulang secara manual untuk memperbaiki data yang salah sebelumnnya, karena aplikasi yang dipakai oleh BKD sebelumnnya data tidak bisa diubah. “Walaupun kami sudah ubah, tapi yang terprint tetap data lama,” tambahnya. 

BKD Buteng berjanji akan menindaklanjuti dan akan mempublikasikan data-data yang telah selesai diperbaiki sesuai dengan rekomendasi Menteri Dalam Negeri pada 4 April 2017.

“Perbaikanya Insya Allah, Minggu ini setelah diketik semua Surat Keputusannya akan di publis itu data. Jadi sekarang kami akan memperbaiki semua database yang ada, membenahi administrasi agar dapat dapat dikonsumsi oleh semua pihak yang membutuhkannya,” pungkasnya.

Terkait dengan isu bahwa akan ada pelantikan, itu tidak benar karena pihaknya hanya berdasarkan surat rekoomendasi dari Mendagri nomor 800/1708 tahun 2017 tertanggal 4 April 2017.

“Tidak akan ada lagi pelantikan,” tutup Nurlia.

Laporan: Ali Tidar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.