Soal Mobil Masuk Jurang, Begini Kabar Terakhir Anak Legislator Konawe

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Setelah mobil yang dikendarainya terjun ke dalam jurang, Teguh Rahmat alias Gugun dikabarkan menghilang sejak, Senin (18/9/2017). Putra kedua dari Deni Zainal Ahuddin, Anggota DPRD Konawe itu tak bisa dihubungi bahkan oleh keluarganya sendiri.

Kabar terakhir yang diperoleh SultraKini.Com, mendapati informasi terbaru terkait keadaan Gugun. Masih pada hari yang sama sekira pukul 18.30 Wita, Gugun mengirim pesan kepada kakaknya, Lita melalui  WhatsApp (WA). Dalam pesan tersebut, Gugun berkata bahwa dirinya baik-baik saja. Ia meminta agar keluarganya tidak perlu khawatir. Ia mengungkapkan, dirinya tengah menenangkan diri, lantaran masih trauma atas kejadian yang menimpanya.

“Dalam pesan itu dia juga bilang akan bertanggungjawab (atas kecelakaan mobil yang dia kendarai). Dia bilang begitu karena mobil yang dia pakai itu mobil kakaknya (Lita). Tapi setelah pesan itu dikirim, handpone dari Gugun tidak aktif lagi,” jelas Ridwan, Sepupu korban saat ditemui, Selasa (19/9/2017).

Namun tidak lama setelah mengirim pesan kepada Lita lanjut Ridwan, Gugun kembali mengirimi foto via WA kepada adik bungsunya. Foto tersebut memperlihatkan kalau dia sedang mengurut badannya. Tampak pula di bagian belakangnya luka memar.

“Setelah itu tidak ada kontak lagi. Yang jelasnya saat ini belum ditahu di mana adanya, apakah ada di Kendari atau Unaaha,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak keluarganya, Ridwan mengungkapkan bahwa Gugun keluar dari Desa Dunggua Jaya, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe pada Senin (18/9) sekitar pukul 01.00 Wita. Ketika itu dia meminjam mobil kakaknya, Lita. Saat hendak keluar, pihak keluarga tak mengetahui tujuannya. Tetapi mereka mengira kalau Gugun memang hendak ke Kendari.

“Kemungkinan besar, kecelakaannya itu sekira jam dua. Kita hitung saja waktu tempuhnya dari Amonggedo ke lokasi kecelakaan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, informasi tentang kecelakaannya Gugun baru diketahui, Senin sore sekitar pukul 16.00 Wita. Ketika itu salah seorang warga yang tengah mencari daun panda di kawasan Pegunungan Lalonona, Kecamatan Besulutu, dikagetkan dengan bangkai minibus silver bernomor polisi DT 1685 CA yang sudah terperosok ke dalam jurang sedalam 15 meter. Ia pun segera menyampaikan informasi tersebut ke masyarakat. Pihak Polsek Sampara ikut menyambangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat melakukan olah TKP, polisi menemukan KTP, baju dan sandal, serta kantung kresek yang diduga milik ibu korban. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan tunggal.

(Baca: Mobil Avanza Jatuh ke Jurang Sekitaran Desa Lalolama)

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.