SULTRAKINI.COM: KENDARI - Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), di Kota Kendari mengalami peningkatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Sultra, Kombes Pol Asep Taufik bahwa periode Oktober 2017 kepolisian mencatat 50 kasus curanmor di wilayah tersebut.

Tingkat Sultra, Kendari 'Jawara' Kasus Curanmor
Dua pelaku curanmor yang diamankan Jajaran Ditreskrimum Polda Sultra, Senin (30/10/2017). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

"Di Sultra, Kota Kendari menduduki ranking satu untuk kasus curanmor terbanyak. Titik lokasi rawan diantaranya pusat perbelanjaan seperti Mall Mandonga dan Lippo Plaza Kendari," ujar Asep, Senin (30/10/2017).

Terakhir Penangkapan tim Resmob Polda Sultra dilakukan terhadap dua pelaku curanmor berinisial HD dan AS.

Dari keduanya, kepolisian berhasil menyita 13 unit sepeda motor sebagai barang bukti.

"Kedua pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda, yakni Konawe dan Kendari. Motor hasil curian sudah ada empat unit yang dijual ke salah seorang penadah dengan harga Rp 3 juta. Kebanyakan motor hasil curian tersebut, dijual ke Kabupaten Konawe Selatan," jelasnya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat, agar kendaraan yang diparkirkan dipastikan berada dan dalam kondisi aman.

"Berdasarkan pengakuan para pelaku, kendaraan itu dicuri saat kunci motor masih tergantung di motornya yang sedang diparkir," ungkapnya.

(Baca: Curanmor, Kasus Menonjol di Kendari)

(Baca juga: Kunci T Andalan Pelaku Curanmor di Kendari, Masyarakat Dihimbau Waspada)

(Baca juga: Dua Curanmor Tertangkap, Polisi Amankan Barang Bukti)


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations