Tutup Pekan Daerah Petani Nelayan Konawe, Kery: Janji Sejahterakan Petani

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Pekan daerah petani nelayan tingkat kabupaten Konawe tahun 2016, resmi ditutup tadi malam (20/5). Acara program BP4K itu, ditutup langsung oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

 

Pada kesempatan itu Kery menyampaikan pengalamannya ketika bertemu Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK). Pada pertemuan itu, Kery bercerita tentang hasil produksi padi Konawe yang telah mencapai 6 – 9 ton per hektar. Namun JK menimpali kalau produksi sebanyak itu hanya cukup untuk makan. Orang nomor dua di negara ini kemudian merekomendasikan kepada Kery agar menanam kakao.

 

\”Harga kakao sekarang naik. Dengan kakao masyarakat Konawe bisa sejahtera. Itu kata JK,\” kata mantan ketua DPRD Konawe itu.

 

Kery menambahkan, petani yang menggarap kakao akan dipermudah urusannya dengan bank. \”Urusan kredit ada keistimewaan untuk petani kakao. Makanya ini akan memudahkan kelompok tani untuk bergerak,\” terangnya.

yamaha

 

Kery juga berjanji akan menyejahterakan para penyuluh, mulai dari masalah penggajian sampai fasilitas kedinasan, seprti motor. Kery juga menegaskan kepada Kadis pertanian, peternakan dan perikanan agar memperhatikan pemberian bantuan. Menurutnya bantuan harus tepat sasaran dan jangan ada rekayasa.

 

Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Muh. Akbar menyampaikan, pekan daerah tersebut akan menyeleksi petani dan penyuluh untuk ikut pekan nasional. Jadi kata Akbar tidak ada lagi peserta titipan.

 

\”Harapannya nanti, mereka yang ikut ke ajang tingkat nasional bs membawa ilmunya kembali ke sini. Agar manfaat dari ajang ini bisa dirasakan masyarakat,\” tandas pria yang juga menjabat sebagai Kepala BP4K Konawe itu.

 

Pada acara ramah tamah tersebut, Kery juga melantik Kontak Tani Nelayan Andalan. Kelompok tersebut nantinya akan menjadi wadah koordinasi bagi para petani dan nelayan se-Kabupaten Konawe.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.